Laman Pengadilan Agama Sleman Diretas Hacker Galau

Laman Pengadilan Agama Sleman diretas hacker galau.
Sumber :
  • VIVAnews/ Cahyo Edi.

VIVAnews - Laman resmi Pengadilan Agama Kabupaten Sleman menjadi target peretasan hacker. Laman beralamatkan pa-slemankab.go.id sempat tak bisa diakses ini diretas oleh seseorang yang mengaku XGXS.

img_title Digugat Rp9,5 Triliun soal Merek Denza, Ini Jawaban BYD

Akibat peretasan orang tak dikenal ini, laman Pengadilan Agama Kabupaten Sleman pun berubah tampilannya. Saat dibuka, laman itu berganti latar belakangnya menjadi berwarna hitam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain berganti latarbelakang dan tak bisa diakses, laman itu juga muncul tulisan bahasa Jawa bernada curhat. Tulisan tersebut adalah:

img_title BYD Digugat Rp9,5 Triliun, Begini Isi Tuntutannya

"Aku vs Wong Tuamu

Hacked by XGXS

img_title BYD Belum Bisa Bernapas Lega, Sengketa Merek Denza Masih Bergulir

Senadyan tresno aku mung iso meneng. Penting koe seneng opo wae tak lakoni. Uwis kadung gejeron deleh ati kleru panggon (Walaupun cinta aku cuma bisa diam. Yang penting kamu bahagia apa saja akan aku jalani. Sudah terlanjur terlalu dalam aku menaruh hati di tempat yang salah).

Urip ilang semangat, seng tak tresno jebul waton. Raiso mbedakke ndi seng tulus.Wes entek sak kabehe bul atiku ra diurus. (Hidup hilang semangat, yang aku cintai ternyata sembarangan. Tidak bisa membedakan mana yang tulus. Sudah habis semuanya ternyata hatiku tak diurus).

Aku ora getun, yen due ati seng ringkih. Nanging aku iso nandur roso tanpo pamprih. Opo koe sadar? Atiku keliwat jembar. Radadi jodomu, aku mung iso sabar (Aku tidak kecewa jika punya hati yang lemah. Tapi aku cuma bisa menanam rasa cinta tanpa berharap imbalan. Apa kamu sadar? Hatiku terlalu lapang. Tidak berjodoh denganmu aku cuma bisa sabar).

Ambyar. Salam nggo bapak ibumu (Remuk. Salam untuk bapak dan ibumu)."

Admin IT Pengadilan Agama Kabupaten Sleman, Priyo Purnomo, membenarkan peretasan yang dialami laman resmi lembaganya. Peretasan ini pertama kali diketahui pada Minggu, 12 Januari 2020 sore.

Priyo mengungkapkan peretasan laman Pengadilan Agama Kabupaten Sleman baru bisa diatasi pada Senin, 13 Januari 2020 sekitar pukul 11.19 WIB. Priyo menerangkan usai bisa ditangani, laman tersebut pun bisa kembali diakses oleh publik tanpa gangguan.

Priyo menjabarkan tak ada data milik Pengadilan Agama yang hilang usai menjadi sasaran peretasan. Priyo merinci jika peretas tak mengakses data-data di dalam laman itu.

"Sudah diperbaiki. Untuk data tidak ada masalah. Hackernya tidak masuk ke dalam data-data. Itu hacker hanya mengubah address indeksnya saja. Jadi hacker mengalihkan indeks website kita ke indeks halaman," ucap Priyo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Priyo menambahkan untuk mengantisipasi peretasan kembali lama Pengadilan Agama Kabupaten Sleman pihaknya akan mengetatkan pengamanan. Priyo berharap peristiwa serupa tak lagi terjadi di kemudian hari.

"Rencananya kami akan pakai (jasa) layanan keamanan. Cyber Security," tutur Priyo.

Ilustrasi aktivitas di medsos

Pengakuan Mengejutkan Konten Kreator Asal Medan yang Hina Yesus saat Live TikTok

Konten kreator asal Medan, Ritman Marbun, harus berurusan dengan polisi setelah diduga menghina Yesus Kristus saat melakukan siaran langsung di TikTok.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut