Pekerja Demam Jangan Diam, Doni Monardo: Segera Lapor Atasan

Kepala BNPB Doni Monardo dalam konferensi pers di Ternate, Maluku Utara, Senin, 6 Juli 2020.
Sumber :
  • VIVA/Ifan Gusti

VIVA – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Doni Monardo, menyarankan kepada para pekerja untuk jujur mengenai kondisi kesehatannya. Hal itu terkait para pekerja yang sudah mulai normal kembali beraktivitas.

Menurut Doni, kejujuran dan keberanian penting, manakala ada pekerja memiliki gejala tak beres pada tubuhnya.

"Di antara kita yang merasa badannya tidak fit, tidak sehat, demam atau batuk atau pilek, sebaiknya jangan berdiam diri. Segera melapor ke pimpinan untuk tidak melakukan aktivitas," kata Doni di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin 13 Juli 2020.

Kuota Haji Kabupaten Tangerang Bertambah, 20 Persen Lansia

Baca juga: Bantah COVID-19 Konspirasi, Doni Monardo: Ini Nyata, Fakta

Doni mengatakan, siapa saja bisa menjadi pembawa virus (carrier). Banyak kasus ditemukan justru salah satu pekerja ternyata positif terjangkit dan kemudian menularkan ke rekan-rekan lainnya.

"Sehingga ketika kita berpotensi sebagai carrier atau pembawa virus, ini tidak menimbulkan masalah bagi teman-teman yang lain," kata Doni yang juga kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, menyampaikan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sanksi bagi masyarakat yang tak mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah masih menilai, kedisiplinan masyarakat masih rendah.

"Karena itu tadi Presiden memberi arahan kemungkinan akan dipertegas di samping sosialisasi dan edukasi, adanya sanksi untuk pelanggaran atas protokol kesehatan," kata Muhadjir, dalam keterangan pers usai rapat kabinet, Senin 13 Juli 2020. (art)

Nagita Dihujat Karena Suka Kasih Makanan Sisa, Begini Pembelaan Raffi Ahmad
Gedung Kementerian BUMN.

Kementerian BUMN Ungkap Nasib Indofarma yang Kesulitan Bayar Gaji Karyawan

BUMN Farmasi PT Indofarma Tbk (INAF) sempat viral beberapa waktu yang lalu karena kesulitan membayar gaji karyawannya.

img_title
VIVA.co.id
6 Mei 2024