Diam-diam Abu Janda Sudah Diperiksa Bareskrim

Permadi Arya alias Abu janda.
Permadi Arya alias Abu janda.
Sumber :
  • IG Permadi Arya

VIVA – Pegiat media sosial (medsos) Permadi Arya alias Abu Janda penuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri secara diam-diam pada Senin, 1 Februari 2021. Rencananya, Abu Janda akan diperiksa sebagai saksi kasus dugaan ujaran kebencian yang mengandung unsur SARA.

Sedianya, Abu Janda dijadwalkan pemeriksaannya pada pukul 10.00 WIB. Namun hingga pukul 13.30 WIB, belum juga tampak kedatangannya di Gedung Awaloeddin Djamin Bareskrim. Namun ternyata, Abu Janda dikabarkan sudah hadir menemui penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim.

Namun, belum tahu Abu Janda lewat pintu mana untuk bisa menghadap penyidik Bareskrim. Sementara, awak media menunggu kedatangan Abu Janda di pintu belakang gedung Awaloeddin Djamin Bareskrim, tapi tidak terpantau kehadirannya.

“Hadir. Sedang diperiksa (Abu Janda),” kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim, Brigjen Slamet Uliandi pada Senin, 1 Februari 2021.

Sebelumnya diberitakan, Abu Janda dilaporkan karena diduga menghina Pigai dengan pernyataannya yang mengandung rasis melalui akun Twitter bernama Permadi Arya @permadiaktivis1 oleh Ketua Bidang Hukum DPP KNPI, Medi Rischa Lubis. Laporan tersebut tercatat dalam surat tanda terima laporan Nomor: STTL/30/I/2021/ Bareskrim tertanggal 28 Januari 2021.

Abu Janda dianggap mengejek mantan Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dengan sebutan evolusi di akun Twitter miliknya. Isi cuitannya, yakni 'Kau @NataliusPigai2, apa kapasitas kau? Sudah selesai evolusi belom kau?'

Atas cuitannya, Abu Janda dilaporkan dengan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik sebagaimana Pasal 45 Ayat (3) juncto Pasal 27 Ayat (3) dan/atau Pasal 45 Ayat (2) juncto Pasal 28 Ayat (2) dan/atau Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Kebencian atas Permusuhan Individu dan/atau Antargolongan (SARA) Pasal 310 KUHP dan/atau Pasal 311 KUHP.