Komjen Boy: Banyak Teroris Ingin BNPT Bubar

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar
Sumber :
  • Antara

VIVA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar, angkat suara terkait petisi oleh mantan narapidana teroris yang berisi pembubaran BNPT. Menurut dia, memang banyak teroris yang ingin BNPT bubar.

img_title Kopilot Flydubai Serang Pilot Tujuan Israel Pernah Dilarang Terbang karena Pandangan Ekstremis

“Teroris dan sekutunya memang inginnya BNPT bubar. Negara tidak boleh kalah dengan teroris,” kata Boy saat dihubungi wartawan pada Jumat, 17 September 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menganggap wajar apabila banyak pihak yang tidak puas dengan kinerja BNPT, karena manusia memiliki karakter yang berbeda-beda. "Kalau ada yang tidak puas itu hal wajar, karena karakter mereka memang berbeda-beda," kata dia.

img_title 3 Terduga Teroris ditangkap di Sulteng, Ada yang Sudah 9 Tahun Tinggal Menyamar Jadi Petani

Menurutnya, ada sekitar 800 mantan narapidana teroris yang telah mengikuti program deradikalisasi oleh BNPT. Makanya, ia menyebut isi petisi pembubaran BNPT banyak misinformasi.

“Info di atas umumnya misinformasi. Berbagai program dengan pendekatan kesejahteraan kepada eks napiter sudah dilaksanakan. Sudah lebih 800 eks napiter yang mengikuti program deradikalisasi," ujarnya.

img_title Bom Mobil Meledak dan Tabrak Kantor Polisi di Pakistan saat Salat Jumat, 16 Orang Tewas

Baca juga: Diduga Teroris, Ini Peran Karyawan Kimia Farma

Di samping itu, Boy juga bicara mengenai anggaran tambahan yang diusulkan oleh BNPT belum dikabulkan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Saat ini, BNPT mengalami pemotongan anggaran untuk mendukung penanggulangan COVID-19.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Anggaran tambahan yang diusulkan belum bisa dikabulkan oleh Kementerian Keuangan, justru yang pemotongan anggaran atau refocusing untuk mendukung penanganan penanggulangan COVID-19," katanya.

Tahun 2021 saja, kata dia, BNPT sudah mengalami pemotongan anggaran sebanyak tiga kali. Jadi, informasi dalam petisi tersebut kebanyakan salah. "Tahun 2021 anggaran yang ada sudah dilakukan pemotongan 3 kali. Info diatas umumnya misinformasi," katanya.

Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut