Pesta Miras, 16 Remaja di Garut Digerebek Tim Sancang

Belasan remaja diamankan petugas Polres Garut, Jabar.
Belasan remaja diamankan petugas Polres Garut, Jabar.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Diki Hidayat (Garut)

VIVA – Tim Sancang Polres Garut Jawa Barat kembali beraksi, kali ini pemilik kios yang menjual obat-obat keras tanpa resep dokter berikut 16 remaja yang sedang mabuk obat berhasil diamankan. Sejumlah 1.200 pil obat keras dan minuman keras (miras) serta kendaraan bermotor turut diamankan petugas.

Kapolres Garut Ajun Komisaris Besar Polisi Wirdhanto Hadicaksono mengatakan, peredaran obat-obat farmasi tanpa izin cukup marak di Kabupaten Garut sehingga Tim Sancang terus bergerak melakukan penanganan. 

Hasilnya seorang penjual berinisial IS (38), seorang ibu rumah tangga yang sedang hamil muda, dan 16 remaja lainnya di Desa Mancagahat, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut berhasil diamankan.

"Ya, jadi mereka diamankan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) sedang mengkonsumsi, dan IS sebagai pelaku pengedar atau penjual," ujarnya, Selasa, 21 September 2021.

Polres Garut juga menetapkan satu orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), sebagai pemasok obat-obatan farmasi tanpa izin. Dari 16 remaja tersebut di antaranya sembilan orang masih di bawah umur dan berstatus pelajar.

"Untuk penanganan kasus ini kami bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Garut, untuk merehabilitasi remaja yang kecanduan obat," ujar Wirdhanto.

Lanjut Wirdhanto, adapun untuk tersangka IS, pihaknya menjerat dengan pasal 196 dan pasal 198 Undang-undang kesehatan dan tenaga kesehatan. Tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. "Jadi kami akan menjerat dengan Undang-Undang tentang kesehatan dan tenaga kesehatan," ujarnya.