Puluhan Bintara Dipukul Senior, Kapolda Jambi Merespons

Kapolda Jambi, Irjen Pol Rachmad Wibowo
Kapolda Jambi, Irjen Pol Rachmad Wibowo
Sumber :
  • VIVA/Syarifuddin Nasution

VIVA Nasional – Kapolda Jambi, Irjen Pol A Rachmad Wibowo sangat menyesali tindakan kekerasan yang telah dilakukan oleh puluhan bintara senior kepada bintara remaja di Polres Muaro Bungo, Jambi.

Dengan tegas, Kapolda pun mengatakan, anggota yang terlibat tindak kekerasan bakal dikenakan sanksi displin maupun etik, baik itu PTDH, demosi atau penundaan pangkat. 

"Terkait peristiwa tersebut memang benar ada dan para pelaku yang melakukan akan ditindak tegas baik itu pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), demosi ataupun tunda pangkat," katanya, Selasa, 9 Agustus 2022.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo

Photo :
  • VIVA/Syarifuddin Nasution

Kapolda pun telah memerintahkan Karo SDM Polda Jambi serta Kabid Propam Polda Jambi untuk menyelidiki peristiwa tersebut ke Polres Bungom, dan berharap kejadian seperti ini ke depan tidak terulang lagi.

"Saya sangat menyesali perbuatan tersebut dan sudah saya perintahkan Karo SDM, Kabid Propam agar diperiksa para pelaku," ujarnya.

Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto saat dikonfirmasi mengatakan sebanyak 22 orang bintara senior yang melakukan kekerasan terhadap 20 bintara junior saat ini masih dalam pemeriksaan.

Polres Bungo, Jambi

Polres Bungo, Jambi

Photo :
  • tvOne

"Saat ini pelaku yang melakukan kekerasan terhadap bintara junior tersebut masih diperiksa intensif oleh tim gabungan Bid Propam Polda Jambi dan Seksi Propam Polres Bungo," ujarnya.

Kapolres Bungo, AKBP Wahyu Bram Widarso juga sudah mengambil sikap tegas terhadap beberapa bintara personel Polres Bungo, yang melakukan penindakan berlebihan kepada para bintara remaja.

"Kejadian kekerasan tersebut saat proses pembinaan dan pengenalan kepada para bintara junior dan yang pasti para bintara senior tersebut akan dikenakan sanksi," katanya.

Baca juga: Puluhan Bintara di Jambi Diduga Dipukul Seniornya