Gus Samsudin Kesal Mau Bangun Pesantren Terhambat Pesulap Merah

Gus Samsudin
Gus Samsudin
Sumber :
  • Tangkapan Layar: Instagram

VIVA – Pengelola Padepokan Nur Dzat Sejati Samsudin Jadab atau Gus Samsudin mengaku mengalami kerugian akibat ulah Marcel Radhival atau Pesulap Merah, yang berakibat pada pencabutan izin pengobatan dan padepokannya. Kegiatan pembangunan pesantren yang dirancang Samsudin juga terhambat.

Samsudin mengaku bahwa dia dan pengikutnya kini tengah membangun gedung pesantren di kompleks Padepokan Nur Dzat Sejati di Desa Rejowinangun, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Pesantren tersebut nantinya akan dihuni oleh para pengikutnya yang ingin belajar pengobatan.

Arsip foto - Gus Samsudin (kanan) dan pengacaranya saat melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 3 Agustus 2022, atas dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Arsip foto - Gus Samsudin (kanan) dan pengacaranya saat melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jawa Timur, Surabaya, Rabu, 3 Agustus 2022, atas dugaan ujaran kebencian dan pencemaran nama baik.

Photo :
  • ANTARA

Karena masalah yang membelit, diawali aksi Pesulap Merah, pembangunan pesantren tersebut terhambat. "Kalau untuk [kerugian] pribadi enggak masalah, ini untuk pondok pesantren. Ponpes kan sedang dalam taraf pembangunan," kata Samsudin usai menjalani pemeriksaan di Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya, Jumat, 12 Agustus 2022.

Karena izin dicabut, Samsudin mengaku dirinya kini tidak bisa lagi melakukan praktik pengobatan di padepokannya. Begitu pula kegiatan-kegiatan lain di padepokan terhenti. Secara pribadi, dia mengaku tak mempersoalkan itu. Yang ia pikirkan adalah para pengikutnya. "Saya sih, ya, biasa saja lah, punya usaha yang lain juga," ujarnya.

Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Blitar, Jawa Timur

Padepokan Nur Dzat Sejati milik Gus Samsudin di Blitar, Jawa Timur

Photo :
  • tvonenews.com

Supriarno, kuasa hukum Samsudin, mengatakan kerugian yang dialami kliennya adalah akibat ulah Pesulap Merah yang telah menuding pengobatan di padepokan milik Samsudin adalah trik penipuan belaka. "Kerugiannya materiil dan immateriil luar biasa, karena sudah terjadi penggiringan opini dari terlapor [Pesulap Merah]," katanya.

Seperti diketahui, geger di Padepokan Nur Dzat Sejati bermula ketika Pesulap Merah membongkar trik pengobatan Samsudin. Berawal dari saling adu kemampuan melalui akun YouTube dan medsos lainnya, gesekan antara keduanya akhirnya terjadi di dekat Padepokan Nur Dzat Sejati akhir pekan lalu. Puncaknya, warga desa setempat menggeruduk dan mendesak agar padepokan tersebut ditutup. Gara-gara itu, Samsudin kemudian melaporkan Pesulap Merah ke Polda Jatim.