Jadi Justice Collaborator, LPSK: Bharada E Pelaku dengan Peran Minor

Hasto Atmojo Suroyo Ketua LPSK 2019-2024.
Hasto Atmojo Suroyo Ketua LPSK 2019-2024.
Sumber :
  • VIVA/Muhamad Solihin

VIVA Nasional – Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) resmi menjadikan Bharada Richard Eliezer atau Bharada E sebagai justice collaborator (JC) dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir Nofryansyah Yoshua Hutabarat. 

Ketua LPSK, Hasto Atmojo mengatakan Bharada E telah memenuhi beberapa syarat sebagai justice collaborator. Hal ini berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan pihaknya terhadap Bharada E.

"Kami melakukan asesmen dan didampingi itu kita bandingkan juga dengan asesmen yang kita lakukan sampai di keyakinan, Bharada E memenuhi syarat sebagai justice collaborator," ujar Hasto dalam konferensi pers, Senin, 15 Agustus 2022.

Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E.

Ajudan Irjen Pol Ferdy Sambo, Bhayangkara Dua Richard Eliezer atau Bharada E.

Photo :
  • ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp

Kata Hasto, syarat pertama yaitu Bharada E bukanlah pelaku utama dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J.

Kemudian, syarat kedua, Bharada E menyatakan kesediaan untuk memberikan informasi ke apart hukum tentang berbagai fakta kejadian dimana terlibat sebagai pelaku tindak pidana dan bersedia mengungkap orang-orang yang mempunyai peran di atasnya dia dalam tindak pidana ini.

"Kemudian menurut catatan kami, Bharada E adalah pelaku tindak pidana tapi dengan peran minor karena dapat perintah atasan," jelasnya.