Gus Rozin Berharap Lulusan Pesantren Diterima Jadi Kementerian

Ketua Majelsi Masyayaikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin)
Ketua Majelsi Masyayaikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin)
Sumber :
  • VIVA / Andrew Tito (Jakarta)

VIVA Nasional – Majelis Masyayikh, lembaga mandiri dan independen pendidikan segi keagamaan pesantren mengupayakan kualitas pendidikan pesantren setara dengan pendidikan kurikulum pada umumnya, Sabtu 22 Oktober 2022.

Di hari Santtri jatuh pada tanggal 22 Oktober ini, Ketua Majelsi Masyayaikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) menyatakan, banyak santri-santri yang sebetulnya mempunyai potensi dalam pendidikannya, namun miliki keterbatasan dalam mengakses ke perguruan tinggi.

Ketua Majelsi Masyayaikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin)

Ketua Majelsi Masyayaikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin)

Photo :
  • VIVA / Andrew Tito (Jakarta)

Gus Rozin berharap dengan hadirnya majelis Masyayikh akan mendorong para Santri yang berkualitas akademiknya, agar bisa berguna nantinya untuk orang banyak.

Gus Rozin juga katakan dalam kenyataannya hingga kini banyak individu jebolan Pendidikan pesantren yang milik potensi, justru gugur dalam administrasinya

“Kita berjuang untuk itu, semua santri mendapat hak-hak sipilnya.” ujar Gus Rozin.

Ketua Majelsi Masyayaikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin)

Ketua Majelsi Masyayaikh, KH. Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin)

Photo :
  • VIVA / Andrew Tito (Jakarta)
Halaman Selanjutnya
img_title