PPATK Endus Uang Puluhan Miliar Milik Rafael Alun, Tersimpan di Safe Deposit Box
- VIVA.co.id/ Andrew Tito
VIVA Nasional – Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap temuan baru tentang aset berupa uang yang diduga dimiliki mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak, Rafael Alun Trisambodo.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan ada uang senilai puluhan miliar diduga milik Rafael yang ditemukan di dalam safe deposit box. "Iya benar di SDB (safe deposit box)," kata Ivan saat dikonfirmasi wartawan, Jumat, 10 Maret 2023.Â
Ivan membeberkan, puluhan miliar uang di dalam safe deposit box itu ditemukan dalam bentuk mata uang asing. Uang di dalam safe deposit box itu berbeda dengan mutasi rekening Rp500 miliar milik Rafael Alun. Sejauh ini, mutasi rekening Rp500 miliar itu juga telah diblokir oleh PPATK.
Rafael Alun Trisambodo Usai Diperiksa KPK
- VIVA/M Ali Wafa
Blokir mutasi Rekening Rafael
PPATK telah memblokir rekening mantan kepala Bagian Umum Kantor Wilayah Ditjen Pajak Jakarta Selatan II, Rafael Alun Trisambodo. Dalam pemblokiran rekening tersebut terdapat sejumlah transaksi senilai Rp 500 miliar.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan bahwa aliran dana bernilai ratusan miliar tersebut didapat dari rekening Rafael Alun dalam kurun waktu 4 tahun terakhir. "Nilai mutasi rekeningnya dalam periode 2019-2023 sekitar Rp 500 miliar. Bukan nilai dana," ujarnya, Selasa, 7 Maret
Ivan menegaskan bahwa kisaran aliran dana tersebut didapati PPATK dari 40 rekening Rafael Alun beserta keluarganya. "(Jumlah rekening diblokir) di atas 40-an dan akan berkembang terus. Nilai transaksi yang kami bekukan nilainya D/K (debit/kredit) lebih dari Rp 500 miliar dan kemungkinan akan bertambah," kata dia.
Uang itu berhasil diblokir PPATK dari rekening milik Rafael Alun, keluarga sekaligus Mario Dandy Satriyo, dan perusahaan atau badan hukum miliknya.
Rafael Alun Trisambodo
- VIVA/M Ali Wafa
Kasus naik ke penyelidikan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menaikkan status soal harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang sebelumnya hanya memberikan klarifikasi atau pencegahan.
Rafael Alun Trisambodo merupakan ayah Mario Dandy Satriyo (20) yang menganiaya David, anak pengurus pimpinan pusat GP Ansor DKI Jakarta.
Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan mengatakan bahwa status pencegahan Rafael Alun telah naik menjadi penyelidikan. Penyelidikan untuk menelusuri ada atau tidaknya tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh ayah Mario Dandy.