Otorita IKN Dukung Pengembangan Ekosistem Startup di IKN

OIKN saat diskusi pengembangan ekosistem start up
Sumber :
  • VIVA.co.id/Galih Purnama (Depok)

VIVA –  Deputi bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Prof. Mohammed Ali Berawi mengatakan siap mendukung pengembangan ekosistem yang menunjang perusahaan rintisan (startup) dan UMKM di Ibu Kota Nusantara (IKN). Keberadaan start up dan UMKM adalah bagian yang menunjang pembangunan IKN.

Ojol di Medan Borong Martabak yang Viral usai Berseteru dengan Petugas Dishub

“Pembentukan ekosistem startup dan UMKM sangat penting dalam mencapai target Indonesia Emas 2045,” kata Prof. Ali, saat talkshow bertajuk Membangun Ekosistem Startup di Ibu Kota Nusantara, Rabu 27 Maret 2024.

Talkshow digelar Asosasi Desa Kreatif Indonesia (ADKI). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Adat Paser IKN, Musa dan Ketua ADKI, Fikri El Aziz.

Di Side Event World Water Forum Bali, Menteri Trenggono Serukan Tata Kelola Perairan Berkelanjutan

Prof Ali mengungkapkan pembangunan IKN juga melibatkan para penduduk lokal agar tidak hanya menjadi penonton. Dengan berbagai program pembinaan, pelatihan literasi digital, upskilling dan reskilling maka penduduk lokal nantinya bisa menjadi aktor pembangunan di IKN.

“Dengan adanya peningkatan usia produktif, perlu dibarengi dengan pengembangan lapangan pekerjaan di sektor digital dan kreatif,” ujarnya.

Telkomsel Memilih Aifarm dan Smartcoop

Otorita IKN telah melakukan pelatihan Coding Mom, Coding Difable, dan Solar Mom sebagai bentuk peningkatan literasi digital dan pengetahuan mengenai energi terbarukan bagi kaum ibu dan penyandang disabilitas. Selain itu, Deputi Bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN tersebut juga menjelaskan program Nusantara K-Hub sebagai titik lebur (melting point) antara pemerintah, institusi pengetahuan, dan industri sebagai pusat inovasi dan pengembangan startup di Nusantara.

“Otorita IKN telah menandatangani MOU dengan 7 Universitas ternama nasional dan juga sedang dalam pembicaraan dengan lebih dari 12 Universitas dan Lembaga pengetahuan internasional, serta lebih dari 40 industri teknologi global. Momentum pembangunan IKN akan menjadi kesempatan besar dalam melakukan leapfrogging dalam penguasaan teknologi bagi industri dan akademisi nasional,” ungkap Ali.

Dalam talkshow tersebut, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menyatakan pentingnya penguatan digitalisasi dalam mengembangan ekosistem Startup.

“Pengembangan ekosistem startup sangat berkaitan erat dengan ekraf dan digitalisasi,” kata Sandi.

Hal tersebut juga disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika, Budi Arie Setiadi, dimana pengembangan ekosistem startup memerlukan dukungan infrastruktur digital yang mumpuni.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya