Polri: Pengemudi GranMax Kecelakaan Maut KM 58 Alami Microsleep

Kecelakaan di kilometer 58 Tol Cikampek atau Jakarta-Cikampek (Japek), Senin 8 April 2024.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Jakarta – Peristiwa kecelakaan maut di KM 58 Tol Jakarta-Cikampek (Japek) yang menewaskan 12 orang masih diselidiki. Dugaan awal, kecelakaan maut ini terjadi karena pengemudi mobil GranMax bernama Ukar mengalami microsleep.

Cara Jitu Sopir Bus Usir Kantuk: Hampir Semua Pasti Begini

Hal itu diungkap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko. Kata Trunoyudo, dugaan awal penyebab itu diketahui setelah pihaknya melakukan Traffic Analisyst Accident (TAA).

"Dari hasil kesimpulan sementara hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Lantas Polda Jabar atau Polres Karawang, ini dugaan awal penyebab kecelakaan diakibatkan oleh pengemudi kendaraan GranMax nopol B 1635 BKT atas nama saudara Ukar dimana kamu sudah sampaikan, record perjalanan dari pengemudi sungguh sangat melelahkan," kata Truno dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin 15 April 2024. 

Polisi Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Maut Bus di Subang

Kelelahan itu kata Trunoyudo mengakibatkan pengemudi mobil GranMax mengalami microsleep atau mengantuk karena kelelahan.

"Mulai dari tanggal 5, Ciamis-Jakarta, Jakarta-Ciamis sampai dengan tanggal 8 sehingga pengemudi tersebut mengalami kelelahan yang mengakibatkan microsleep atau mengantuk karena kelelahan dikarenakan aktivitas mengemudi yang sangat tinggi," ungkapnya. 

Jurus Andalan Caroline Taklukkan Rintangan di Pasar Mobil Bekas

Daftar 12 korban kecelakaan maut KM 58 yang telah teridentifikasi: 

  1. Jenazah teridentifikasi atas nama Najwa Ghefira, perempuan, 21 tahun berdasarkan pemeriksaan gigi dan telah diserahkan oleh Kabiddokkes Polda Jawa Barat kepada keluarga Rabu, 10 April 2024 di RSUD Karawang. 
  2. Jenazah atas nama Eva Daniawati, perempuan usia 30 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA
  3. Jenazah atas nama Sendi Handian, laki-laki usia 18 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA 
  4. Jenazah atas nama Aisya Hasna Humaira, perempuan usia 18 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
  5. Jenazah atas nama Azfar Waldan Rabbani, laki-laki berusia 14 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
  6. Jenazah atas nama Ukar Karmana, laki-laki berusia 55 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA. 
  7. Jenazah atas nama Zihan Windiansyah, laki-laki berusia 25 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA. 
  8. Jenazah atas nama Jasmine Mufidah Zulfa, perempuan berusia 10 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA. 
  9. Jenazah atas nama Nina Kania, perempuan usia 31 tahun. Teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan gigi dan properti. 
  10. Jenazah atas nama Ahim Romansah, laki-laki berusia 38 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA. 
  11. Jenazah atas nama Rizki Prastya, laki-laki berusia 22 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
  12. Jenazah atas nama Muhamad Nurzaki, laki-laki berusia 21 tahun. Teridentifikasi berdasarkan DNA.
Bus Putera Fajar yang kecelakaan di Ciater Subang, Jawa Barat

Polisi Blak-blakan Ungkap Peran 2 Tersangka Baru Kasus Kecelakaan Bus Maut di Subang

Polisi telah menetapkan dua tersangka baru kasus kecelakaan bus di Subang.

img_title
VIVA.co.id
29 Mei 2024