Himpitan Ekonomi, Ibu di Bandung Bunuh 2 Anaknya Lalu Gantung Diri

Ilustrasi lokasi gantung diri
Sumber :
  • VIVA.co.id/Andrew Tito

Bandung, VIVA – Warga Kampung Cae, Desa Kiangroke, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung, digegerkan dengan temuan tragis seorang ibu rumah tangga berinisial E (34) yang ditemukan tewas bersama dua anak lelakinya pada Jumat, 5 September 2025, dini hari.

img_title 4 Orang Tewas, Polisi Gandeng Puslabfor Selidiki Kebakaran di Tebet

"Mereka ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 04.00 WIB oleh suami korban, YS, yang baru pulang kerja," kata Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara saat dikonfirmasi, Jumat, 5 September 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh sang suami yang baru pulang kerja sekitar pukul 04.00 WIB. Saat mengetuk pintu rumah, ia tidak mendapat jawaban. Sementara kondisi pintu terkunci dari dalam. 

img_title Gak Harus Selalu Lucu, Motif Tradisional Juga Perlu Dikenalkan pada Baju Anak

Suami korban berusaha mengintip dari ventilasi, dan dibuat terkejut setelat mendapati istrinya tergantung di kusen pintu. Suami korban berteriak histeris dan warga langsung berdatangan.

"Warga yang mendengar teriakan datang kemudian mendobrak pintu dan menemukan dua anak korban juga sudah tidak bernyawa dengan tali yang masih menjerat di leher," ujarnya

img_title Anak SD Sudah Berhenti Minum Susu? Dokter Ungkap Dampaknya bagi Perkembangan Otak

Begitu pintu terbuka, suami korban mendapati istrinya gantung diri di kusen pintu, sementara kedua anaknya yang berusia 9 tahun tewas dalam posisi telungkup di kasur lipat, dan sang adik yang masih bayi 11 bulan tewas di lantai dalam posisi terlentang.   

Polisi menduga korban terlebih dahulu menghabisi nyawa kedua anaknya yang masih berusia 6 tahun dan 11 bulan dengan cara meracuni kedua anaknya, sebelum akhirnya mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumah kontrakannya. 

Dugaan bunuh diri ini diperkuat dengan temuan surat wasiat yang berisikan curhatan korban dengan bahasa Sunda yang tertempel di dinding ruang tengah. Kemudian, semua akses rumah tersebut – termasuk pintu dan jendela dalam kondisi tertutup rapat dari dalam.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari surat wasiat yang ditemukan di lokasi, korban menuliskan curahan hati mengenai himpitan ekonomi serta persoalan rumah tangga yang berat. 

Tim Inafis Polresta Bandung telah melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk surat wasiat korban. Polisi memastikan seluruh akses rumah dalam kondisi terkunci rapat dari dalam, sehingga kecil kemungkinan ada orang lain yang masuk.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut