Prabowo Sampaikan Terima Kasih ke Pemerintah Riau, Atasi Karhutla dari 16.000 Jadi 900 Hektare

Ilustrasi Karhutla
Sumber :
  • dok. istimewa

Riau, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan terima kasih kepada jajaran pemerintah Riau yang dinilai berhasil menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

img_title Dari Rusia hingga AS, Kemenhub Terbitkan 35 Izin Bagi Pesawat Asing Bantu Tangani Karhutla

Apresiasi itu disampaikan Prabowo usai menerima laporan Kepala BPBD Riau M Edy Afrizal dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Posko AJU, Pekanbaru, Senin, 24 Agustus 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporannya, Afrizal menyebut terdapat 10.514 titik panas atau hotspot dan 521 titik api atau fire spot dengan luasan area yang terbakar mencapai 16.277,5 hektare sepanjang periode Januari - Agustus 2026.

img_title Saham Emiten-emiten Sawit Melonjak di Tengah Isu Karhutla, Simak Fakta Sebenarnya

"Untuk luasan terbakar dari di Provinsi Riau dari Januari sampai dengan bulan Agustus ini berjumlah sebanyak 16.277,50 hektare. Adapun titik hotspot total dari Januari sampai dengan Agustus itu sebanyak 10.514 titik. Kemudian yang sudah menjadi fire spot terbakar 521 titik," kata Afrizal. 

Afrizal mengatakan hingga saat ini, katanya, tersisa tujuh titik fire spot yang perlu dipadamkan. 

img_title Karhutla di Nabire Papua Meluas Capai 396 Hektare, Sejumlah Titik Api Masih Belum Bisa Dipadamkan

"Alhamdullilah sudah bisa kita padamkan sehingga tinggal dari saat ini ada 7 titik dari yang kami sampaikan sebelumnya," katanya.

Ketujuh titik api itu tersebar di empat kabupaten, yakni satu titik di Kabupaten Pelalawan, dua titik Indragiri Hilir, dua titik di Indragiri Hulu, dan dua titik di Kampar.

"Saat ini yang masih cukup besar itu berada di Kabupaten Pelalawan itu di Kerumutan dan Kabupaten Kampar di Ribo Panjang," katanya. 

Prabowo menanyakan, jumlah luasan area  dari tujuh titik api yang masih belum berhasil padam. Edy menjelaskan kurang lebih luasan area tujuh titik fire spot itu mencapai 900 hektare. 

"Jadi dari 16.000 hektar yang terbakar, sekarang tinggal 900 (hektare)," tanya Presiden. 

"900 (hektare), siap," jawab Edy. 

Kepala Negara mengapresiasi kerja dari BPDB dan seluruh jajaran yang telah menurunkan titik panas dan titik api di Riau. Prabowo meminta agar 900 titik hektare fire spot itu untuk segara dipadamkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari Januari sampai Agustus, saya kira cukup bagus itu. Saya terima kasih. Yang 900 ini saya minta segera bisa di (padamkan)," katanya. 

"Saya ucapkan terima kasih penanganan di Riau ini, ya. Sampaikan terima kasih, penghargaan saya dari semua kepada semua anak buahmu. Ya pangdam, kapolda, gubernur, BPBD, dan semua KL (kementerian/lembaga), semua institusi ya. Saya kira ini cukup membanggakan ya, kalian mengatasi 15.000 hektar. Ah, ini saya yakin yang 900 ini bisa segera, ya," kata Prabowo. 

Ilustrasi Karhutla

Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Malaysia Siap Bantu Indonesia Atasi Karhutla

Pemerintah Malaysia mengaku siap membantu Indonesia menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap memburuknya kabut asap

img_title
VIVA.co.id
24 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut