Pemerintah 'Door to Door' Kumpulkan Data 'KTP' Anak

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Sumber :
  • VIVA/Moh Nadlir

VIVA.co.id - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan mulai Maret mendatang, di setiap desa atau kelurahan akan dibentuk tim untuk pendataan Kartu Indentitas Anak (KIA), dengan cara “door to door” mendatangi masyarakat.

Ini Manfaat KTP Anak

“Kami bentuk tim yang mendatangi mereka (masyarakat), untuk mempercepat proses pendataan. Bulan depan harus mulai jalan,” kata Tjahjo di kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jumat, 12 Februari 2016.

Saat ini, kata Tjahjo, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri sudah mulai mengumpulkan seluruh kepala dinas di seluruh Indonesia.

KTP Anak Cegah Perdagangan Manusia

"Masalahnya, sulit kalau harus menunggu inisiatif warga mendatangi kelurahan atau kecamatan," ujar Tjahjo.

Untuk mendukung suksesnya KIA, menurut Tjahjo, perlu data valid jumlah penduduk di tiap kecamatan sampai kelurahan atau desa. Baik masyarakat yang berusia dewasa, 17 tahun ke atas, maupun anak-anak.

DPR: Lebih Baik Selesaikan E-KTP

“Ini juga menyangkut untuk mengurus SIM, KTP Elektronik, Paspor, Kartu kesehatan dan Kartu Pintar,” jelasnya.

Tjahjo juga mengungkapkan, akhir 2016 ini, seluruh masyarakat Indonesia ditargetkan sudah memiliki KTP elektronik (E-KTP) dan KIA.

"Harapan kami, untuk menyempurnakan kartu identitas ini, maka akta kelahiran juga harus dimiliki seluruh masyarakat Indonesia," kata Tjahjo. (ase)

Ilustrasi Kartu Identitas Anak.

Catat, Pembuatan KTP Anak Gratis

Anggarannya diambil dari APBN.

img_title
VIVA.co.id
12 Februari 2016