Tambang Emas Runtuh, Pekerja Terjebak di Kedalaman 300 M

Petugas sedang menyusuri terowongan Tambang Kencana.
Sumber :
  • Firdaus Amar/tvOne

VIVA.co.id - Terowongan galian tambang emas bawah tanah (underground) di Halmahera Utara, Maluku, runtuh. Seorang pekerja masih terjebak.

Terowongan milik PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) yang berlokasi Gosowong, Halmahera Utara, ini runtuh sejak Senin pekan lalu, sekitar pukul 20.30 WIT. Awalnya, terdapat 50 orang pekerja tambang yang terjebak dalam terowongan sedalam 300 meter di bawah tanah itu. Namun 49 orang sudah berhasil dievakuasi.
 
Hingga Minggu pagi, 14 Februari, satu pekerja yang masih terjebak bernama Mursalin Sahman, 36 tahun. Mursalin adalah operator alat berat berjenis solo drill.  Mursalin dipastikan masih hidup karena perusahaan berhasil menggali lobang yang membuat mereka masih bisa berkomunikasi dan mengirimkan makanan pada Mursalin.
 
Menurut manager underground Kencana, Kiki Koswara, diperkirakan runtuhnya terowongan terjadi karena pergerakan batuan yang menutup akses keluar terowongan. Peristiwa ini adalah kejadian kedua, yang pertama terjadi pada tahun 2010.
 
Akibat peristiwa ini, PT Nusa Halmahera Mineral menghentikan seluruh kegiatan produksinya di terowongan Kencana, termasuk pabrik pemrosesan.
Pekerja Terjebak, Operasi Tambang Emas Halmahera Dihentikan
 
Firdaus Amar/tvOne.
Incar Wisata Indonesia Timur, Wings Air Tambah Jam Terbang
 lapangan gas

Rakyat Maluku Diminta Tak Rebutan Soal Lokasi Kilang

"Biarkan kontraktor yang menganalisis."

img_title
VIVA.co.id
24 Maret 2016