Kenapa Gambar Palu Arit Identik dengan PKI?
- ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak
Di Indonesia, seperti ditulis Soe Tjen Marching seperti dikutip dalam situs 1965tribunal.org, yang kini memfasilitasi perjuangan terhadap korban kekerasan negara terhadap anggota .
Sesungguhnya kelahiran ditujukan untuk berjuang melawan penjajahan Belanda. Jadi tidak ada kaitannya dengan menentang agama.
Buktinya ada beberapa pendiri adalah anggota dari Organisasi Sarekat Islam, seperti Haji M Misbach (1876-1926).
Namun demikian, sejarah berkelok. dan simbol 'hantunya' divonis menjadi simbol dari sebuah kejahatan tak terampunkan. Negara pun memberangus segenap anggota pada tahun 1965 hingga 1967.
Simbol-simbol hantu pun dijejali ke generasi sebagai simbol kejahatan, pembunuhan, kekejaman atau pun pemberontakan. Apa pun dalih, menyentuh atau pun menggunakan simbol 'hantu' akhirnya harus dihukum.
"Ketakutan akan hantu di negeri ini jauh lebih besar daripada ketakutan akan masalah yang sudah jelas di depan mata. Kejahatan dan korupsi yang terjadi setiap hari tidak diindahkan, mereka yang telah melakukan pembunuhan massal di berbagai tempat, masih dibiarkan dan bebas berkeliaran. Sementara banyak orang begitu sibuk mencari hantu," tulis Soe Tjen.
(mus)