Mantan Panglima TNI: Jakarta Waspada PKI

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso
Sumber :
  • Antara/ Prasetyo Utomo

VIVA.co.id – Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso mengingatkan publik meski tidak ada lagi di Indonesia, namun potensi kehadirannya tetap harus diwaspadai.

img_title Pergantian Panglima TNI Masih Abu-Abu, Istana Tegaskan Surpres Belum Dikirim ke DPR

Sebab itu, kata Djoko, di Jakarta akhirnya digelar pertemuan yang dilakukan oleh jajaran purnawirawan. Salah satu tujuannya adalah untuk mengantisipasi adanya gerakan-gerakan yang akan menghidupkan kembali .

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Makanya, untuk Jakarta statusnya waspada . Meski sudah mati namun keberadaan perlu diwaspadai," kata Djoko di Kabupaten Bantul Yogyakarta, Kamis, 2 Juni 2016.

img_title Namanya Diisukan Masuk Bursa Calon Panglima TNI, Ini Kata Jenderal Maruli

Menurut Djoko, ketentuan negara telah mengatur tegas bahwa dilarang di Indonesia. Sebab itu, jika pun ada gerakan yang hendak membangkitkan , maka harus ditindak. "Tangani sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia," katanya.

Namun demikian, mantan Panglima TNI periode 2007-2010 itu mengingatkan agar isu jangan sampai dikaitkan ke ranah politik. Sebab hal itu hanya akan membuat runyam masalah. "Kalau pun ditarik ke ranah politik, maka segera diselesaikan," katanya. (ase)

img_title Dasco Tegaskan Prabowo Belum Mau Ganti Panglima TNI
Ilustrasi Gedung KPK

Isi Surat KPK ke Panglima TNI soal Penanganan Kasus Korupsi BNPB

KPK mengirimkan surat untuk Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto terkait penyidikan kasus dugaan korupsi dana siap pakai BNPB untuk penanganan bencana

img_title
VIVA.co.id
22 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut