Ini Kisah Pelepasan Orangutan Pasca Hutan Terbakar
Pelepasan ini juga dibantu oleh delapan orang porter yang ikut membantu mengangkut kandang berisi orangutan seberat 79 kilogram dengan bobot total orangutan ditambah kandang mencapai sekitar 150 kilogram.
Tim pelepasan sampai di titik pelepasan pada pukul 14.30 dan drh Ayu Budi Handayani melakukan pembukaan pintu kandang. Begitu pintu kandang dibuka Jambu langsung sigap memanjat dengan kedua tangannya, kemudian bergegas mencari makan. Bukti bahwa dengan kondisinya sekarang, kemampuan untuk bertahan hidupnya tidak perlu diragukan lagi.
Data YIARI Ketapang menyebutkan, saat ini di YIARI Ketapang menampung hampir 100 individu orangutan. Selama kebakaran hutan di tahun 2015, perkiraan sekitar 30 persen dari habitat orangutan telah hilang dan orangutan seperti Jambu termasuk orangutan yang beruntung karena dia bisa dapat kesempatan untuk kembali hidup bebas.
“Kita tidak tahu sampai berapa orangutan yang telah kita hilang akibat kebakaran habitat. Kami berharap kebakaran hutan tidak akan terjadi lagi mengingat populasi orangutan sudah menurun drastis dan kita tidak tahu sampai kapan orangutan itu bisa bertahan hidup di alam,” ujar Ketua Program YIARI, Karmele Llano Sanchez.
(ren)