Satpol PP Banten Juga akan Razia Restoran Cepat Saji

Ilustrasi/Penertiban pedagang yang dilakukan petugas Satpol PP saat bulan Ramadan
Sumber :
  • VIVA.co.id/Wahyudi A. Tanjung

VIVA.co.id – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Banten, M Basri,  mengatakan bahwa restoran makan cepat saji seperti Kentucky Fried Chicken (KFC) dan McDonalds (McD) juga tak akan luput dari operasi jajarannya selama bulan puasa ini.

img_title Mantan Kuli Bangunan Rintis Restoran Cepat Saji Beromset Miliaran

"KFC, McD, fast food akan juga dilakukan razia. Akan tetap dilakukan operasi," kata Basri di kantornya, Serang, Banten, Senin 13 Juni 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama razia, jika ditemukan ada restoran makan cepat saji yang masih buka di siang bolong, pihaknya, tak akan segan-segan menyita makanan di restoran tersebut. Sama seperti dalam kasus Saeni, pemilik warung makan (warteg) di Jalan Cikepuh, Pasar Rau, Serang, Banten, Rabu 8 Juni 2016 kemarin.

img_title Pengunjung Rumah Makan Kocar-kacir Dirazia Satpol PP

"Razia akan diambil juga (makanan di KFC-McD). Tapi nanti apakah barang diambil atau tidak terserah Satpol PP Kota Serang. Yang jelas fast food dirazia," ujar dia.

Saat ditanya apakah dalam peraturan daerah Kota Serang nomor 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat itu mengatur soal penyitaan makanan, Basri menjawab, tidak tahu pasti. Dia hanya menegaskan bahwa aturan yang ada harus tetap dilaksanakan, agar ada efek jera.

img_title Soal Razia Warteg, MUI Lihat Tidak Ada Perda Syariah

"I dont know exactly (penyitaan makanan di dalam Perda). Tapi Perda itu dibuat untuk dilaksanakan, harus ada efek jera, orang jera begitu contohnya diambil dagangannya," kata dia.

Seperti diketahui, Satpol PP Kota Serang, Banten, melakukan razia terhadap seorang ibu pemilik warteg bernama Saeni pada Rabu 8 Juni 2016 kemarin. Aparat Satpol PP mengangkut sayur dan lauk pauk dagangan perempuan 53 tahun tersebut. Saeni tak berdaya dan hanya bisa menangisi tindakan Satpol PP yang dinilai oleh sejumlah pihak tak simpatik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari Surat Edaran Nomor 451.13/555 - Kesra/2016 yang ditujukan kepada para pemilik restoran, kafe, rumah makan, warung nasi, atau warung makanan dan minuman di Kota Serang, disebutkan bahwa berdasarkan ketentuan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Pencegahan, Pemberantasan, dan Penanggulangan Penyakit Masyarakat, yang berbunyi:

1. Setiap orang dilarang merokok, makan, minum di tempat umum atau tempat yang dilintasi oleh umum pada siang hari di bulan Ramadan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut