Jaksa Agung: Haris Azhar, Sampaikan Dong Buktinya Apa?

Aktivis KontraS Haris Azhar
Aktivis KontraS Haris Azhar
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhammad Solihin

VIVA.co.id - Jaksa Agung HM Prasetyo mendesak Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS) Haris Azhar menunjukkan bukti dugaan keterlibatan sejumlah petinggi di Badan Nasional narkotika, polisi atau pun TNI dalam peredaran narkoba di Indonesia.

Dengan begitu, apa yang disampaikan Freddy Budiman lewat Haris Azhar tersebut dapat ditindaklanjuti.

"Disampaikan dong buktinya apa? Ada fotonya kah? Ada kuitansinya kah? Ada bukti transfernya kah? Sekarang kan kesannya seperti bola liar," ujar Prasetyo, Jumat, 5 Agustus 2016.

Prasetyo juga mengaku jika dalam salinan berkas pledoi milik Freddy Budiman di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, tidak pernah sedikit pun Freddy menyebutkan adanya keterlibatan oknum anggota Polri, BNN atau pun TNI yang terlibat dalam bisnis narkoba.

"Bahkan saya sudah dengar dari Kapolri ketika ditanyakan kepada pengacarannya Freddy Budiman, dia pun tidak tahu. Jadi perlu diperjelas. Saya mendukung semuanya untuk diungkapkan, tapi tentunya saya berharap yang bersangkutan memberikan informasi yang konkretlah," kata Prasetyo.

Menjelang proses eksekusi mati, Haris Azhar mengunggah sebuah tulisan di jejaring sosial berjudul 'Cerita Busuk Kesaksian Seorang Bandit'.

Haris mengklaim jika tulisannya itu berdasarkan keterangan langsung dari terpidana mati Freddy Budiman.

Dalam tulisan itu juga Haris menulis kesaksian Freddy Budiman bahwa Freddy telah memberi uang Rp450 miliar ke BNN, Rp90 miliar ke pejabat tertentu Polri, dan menggunakan fasilitas mobil TNI bintang dua.

Itu semua diakui Freddy dilakukan selama dia menyelundupkan narkoba bertahun-tahun. (ase)