FPI Gagalkan Lomba Minum Bir Sepuasnya di Semarang

Massa FPI merazia minuman keras di sejumlah lokasi di Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu dini hari, 2 Juli 2016.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Zahrul Darmawan

VIVA.co.id – Front Pembela Islam (FPI) Jawa Tengah menggagalkan ajang lomba minum bir sepuasnya di toko Cofee and Beer Garden, Semarang. Acara yang tebuka bagi kawula muda itu rencananya digelar pada Kamis, 22 September 2016.

Suara di Kawasan Petamburan Didominasi Anies-Sandi

Gagalnya acara lomba minum bir di Semarang setelah FPI memprotes keras dengan menghubungi panitia acara agar pesta anak muda itu urung dilakukan.

"Kami sudah telepon ke penyelenggara Rabu (14 September) pukul 23.00. Intinya FPI mengecam keras acara yang tak wajar itu," kata Ketua Advokasi Hukum FPI Jateng, Zainal Abidin Petir kepada VIVA co.id, Jumat, 16 September 2016.

Penghitungan di TPS FPI Diulang 5 Kali, Ahok Tetap Menang

Zaenal menuding kegiatan lomba minum bir merupakan bentuk pelecehan terhadap umat Islam. Acara itu juga merupakan bentuk terselubung untuk merusak generasi muda.

"Modus mengenalkan bir kepada anak-anak muda sangat berbahaya. Kalau nanti minum bir menjadi suatu budaya bagi remaja, maka miras bukan lagi menjadi suatu hal yang tabu, apalagi haram," ujar Zaenal.

Ahok-Djarot Unggul Sementara di Markas FPI

Selain dinilai melecehkan umat Islam, modus memperkenalkan bir kepada anak muda juga dinilai mampu meningkatkan angka kriminalitas di Kota Semarang. Menurutnya, berbagai tindakan kriminal bermula dari konsumsi minuman keras.

FPI pun mengklaim upaya menggagalkan lomba minum bir di kafe Semarang itu telah dikoordinasikan dengan sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) lain, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI).

"Kami juga sudah koordinasikan ke aparat kepolisian dari Polda Jateng dan Polrestabes Semarang. Jadi FPI tidak akan melakukan sweeping dan anarki, karena MUI juga risih dengan acara itu, " tutur pria yang juga aggota Komisi Informasi Publik (KIP) Jateng itu.

Acara lomba pesta bir sendiri akan digelar oleh toko Cofee and Beer Garden yang berlokasi Jalan DR. Cipto 254 Semarang, Kamis pekan depan pukul 19.00.

Sebelum acara digelar, panitia acara telah membuka pendaftaran untuk para peserta, khususnya usia 18 tahun ke atas.

Penasihat Persaudaraan 212, Kapitra Ampera (kanan).

Alasan Rizieq FPI dan GNPF Tak Ikut Aksi 212

Murni umat Islam yang bergerak untuk penegakan hukum.

img_title
VIVA.co.id
20 Februari 2017