Wabah Campak Menyerang Orang Rimba
- Capture TvOne
“Kalau dulu kito nang naik kotor musim hujan macam ko bisa motor naik kito, nang sakit makin sakit dengan kondisi mumpa nio (kalau dahulu kita naik motor, kalau sekarang motor yang kita harus dorong dan panggul. Sehingga orang yang sakit semakin parah sakitnya dengan kondisi yang seperti ini)," terang Ngelembo.
Menurut Asisiten Program Pemberdayaan Komunitas Konservasi Indonesia, Ade Chandra, pihaknya sudah menyampaikan persoalan Orang Rimba ke Dinas Kesehatan Provinsi Jambi. Mereka menjanjikan untuk membuat posko kesehatan di shelter Terap, kerja sama WARSI dan Puskesmas Bathin XXIV, untuk mengatasi kondisi darurat campak pada Orang Rimba.
"Sedangkan untuk jangka panjang dijanjikan akan ditempatkan tenaga medis di shelter. Sehingga, Orang Rimba lebih mudah untuk menjangkau layanan kesehatan. Kami harapkan janji dinas ini benar-benar bisa direalisasikan," ungkap Ade. (asp)