Begini Deradikalisasi Teroris yang Dijalani Umar Patek

Umar Patek (berbaju coklat).
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Terpidana kasus terorisme, Hisyam bin Ali Zen alias Umar Patek, menjalani masa hukumannya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Surabaya, Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Umar menjadi salah satu terpidana teroris yang menjalani program deradikalisasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT dan Polri.

img_title Napi Kasus Pembunuhan Kabur dari Lapas Ambon, Petugas Perketat Pelabuhan dan Bandara

Kapolresta Sidoarjo, Komisaris Besar Polisi Mohammad Anwar Nasir, mengungkapkan Umar menjalani program deradikalisasi di Lapas yang ada di Sidoarjo. Anwar menjelaskan, di Sidoarjo terdapat dua Lapas, yakni Lapas kelas I Porong dan Lapas kelas IIA Sidoarjo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anwar, di Lapas Porong terdapat 9 terpidana kasus teroris dan di Lapas Sidoarjo terdapat 2 terpidana kasus teroris.

img_title Napi Lapas Warungkiara Kabur saat Jalani Program Asimilasi, Padahal 2 Bulan Lagi Bebas

"Kita ketahui di Sidoarjo sini ada yang (teroris) vokal, top. Itu ada Umar Patek, yang satu adalah Samsudin, teroris Poso," kata Anwar saat ditemui bersama tim dari Mabes Polri di Mapolresta Sidoarjo, Jawa Timur, Senin 5 Juni 2017.

Anwar mengaku telah beberapa kali menyambangi Lapas dalam rangka program deradikalisasi terhadap terpidana teroris. Dia pun bertemu langsung dengan Umar di Lapas Porong.

img_title Radea Respati Paramudhita Apresiasi Pengabdian Masyarakat KCK FEB Universitas Widyatama karena Lakukan Ini

"Perlu kita ketahui kegiatan yang telah kita lakukan deradikalisasi terhadap Umar Patek. Di antaranya melaksanakan sambang silaturahmi. Kami secara bergantian, mulai dari Intelijen, Polsek, Babinsa Kamtibmas yang ada di Porong. Termasuk saya sendiri karena sudah juga menjumpai langsung kepada Umar Patek," ujarnya.

Program deradikalisasi itu hingga saat ini menunjukkan capaian yang cukup bagus. Anwar mengatakan, Umar Patek sudah mau menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Tak hanya itu, Umar Patek sudah beberapa kali bersedia untuk menjadi pasukan pengibar bendera Merah Putih saat upacara hari besar yang digelar di Lapas Porong. 

"Dan Alhamdulillah, progres yang ada hingga saat ini Umar Patek sudah. Insya Allah berubah cukup signifikan. Di mana beliau sudah mau menyanyikan lagu Indonesia Raya dan menjadi pengibar Bendera Merah Putih 17 Agustus yang lalu," lanjut Anwar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi Narasumber

Dia melanjutkan, Umar juga telah menyampaikan kesediaan untuk menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi program deradikalisasi yang dilakukan oleh pemerintah.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut