Dua Terduga Teroris Jaringan Abu Jandal Ditangkap

Sosok Anggota ISIS Abu Jandal Al Indonesi
Sumber :
  • Youtube

VIVA.co.id - Tim Datasamen Khusus Antiteror 88 Markas Besar Polri bersama Kepolisian Daerah Jawa Timur mengamankan dua terduga teroris di Surabaya dan Malang, Jawa Timur, pada Senin, 19 Juni 2017. Keduanya diketahui jaringan Salim Mubarok Attamimi alias Abu Jandal al-Yemeni al-Indonesi.

img_title Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Berinisial AR di Ciamis, Buku hingga Ponsel Disita

"Hari ini tim Datasemen Khusus 88 Mabes Polri menangkap terduga teroris, satu di Malang, satu orang di Surabaya. Keduanya jaringan Abu Jandal," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi Frans Barung Mangera, di Surabaya, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua terduga teroris itu ialah SM, ditangkap di Malang pada Senin pagi. SM diketahui berangkat ke Suriah bersama Abu Jandal, pentolan ISIS asal Malang, dan pernah mengikuti pelatihan militer di negara basis ISIS itu. "SM kembali ke Indonesia bersama Junaidi, sudah ditangkap," ujar Barung.

img_title BNPT: 148 Teroris Ditangkap Sepanjang Tahun 2023, Didominasi JI dan JAD

Densus kemudian bergerak ke Surabaya dan menangkap ATM di sebuah rumah di Jalan Raya Kenjeran II, Kecamatan Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur. "Dia pernah ikut deklarasi ISIS di Mega Mendung, Malang," ujarnya.

Dia memastikan, dua terduga teroris itu adalah jaringan Abu Jandal. Abu Jandal adalah pentolan ISIS asal Indonesia yang pernah menantang Panglima TNI yang dia sampaikan melalui video yang diunggah di YouTube beberapa tahun lalu.

img_title 5 Fakta Penangkapan Teroris di Bekasi yang Merupakan Karyawan PT KAI

"SM ditahan di Mako Brimob Malang, sementara SM ditahan di Surabaya. Saat ini masih dilakukan penggeledahan di Kenjeran, untuk pengumpulan barang bukti," kata Barung. (mus)

Ilustrasi Terorisme

Densus 88 Tangkap 11 Terduga Teroris di 6 Provinsi, Diduga Terhubung Lewat Pertemuan Daring

Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme dalam operasi serentak di enam provinsi. Mereka terafiliasi jaringan Daulah Islamiyah dan kelompok teror lain.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut