Papua Masih Jadi Daerah Rawan di Pilkada 2018

Menkopolhukam Wiranto didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan keterangan pers soal senjata api, Jumat (6/10/2017).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

VIVA.co.id – Papua masih menjadi daerah yang dianggap rawan masalah dalam penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Wiranto, mengungkapkan kerawanan berpotensi baik pada Pilkada Gubernur maupun Pilkada Bupati, yang akan diselenggarakan di sana pada 27 Juni 2018 nanti.

Menang Pilkada, Lukas Enembe-Klemen Tinal Kembali Pimpin Papua

"Untuk sementara ini, untuk Pilgub maupun Pilkada, yang masih dianggap rawan adalah di Papua," ujar Wiranto usai rapat koordinasi nasional (rakornas) persiapan Pilkada Serentak 2018 di Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin, 23 Oktober 2017.

Meski demikian, Wiranto menyampaikan, pemerintah bertekad supaya tingkat kerawanan itu bisa ditekan sebesar mungkin saat pemungutan suara dilaksanakan. Menurut mantan Panglima ABRI itu, Badan Pengawasan Pemilu telah ditugasi menyusun indeks kerawanan dari 171 Pilkada serentak pada 2018.

Lagi, Polisi Hilang Saat Pengamanan Pilkada Papua Ditemukan Tewas

Pemerintah selanjutnya akan menggunakan data itu untuk membuat Pilkada serentak 2018 sebisa mungkin berlangsung damai di seluruh daerah.

"Karena jika kita tahu kerawanan terjadi pada sisi yang mana, ini secara sistematis kita pada saatnya nanti sudah bisa menetralisir kerawanan itu," ujar Wiranto. (ren)

Kapolri Klaim Anggotanya Tewas Bukan Ditembak KKB Papua
Bupati Merauke Frederikus Gebze (kedua dari kanan)

Peta Persaingan Pilkada Merauke, Calon Bupati Petahana Diunggulkan

Gebze diinginkan warga Merauke kembali maju di periode kedua.

img_title
VIVA.co.id
30 Januari 2020