Sebenarnya Apa Dampak Putusan AS soal Yerusalem
- REUTERS/Muhammad Hamed
Memecah Yahudi
![]()
FOTO:Â Kaum Ultra-Orthodox Yahudi memandang Kubah Shakrah di Kota Tua Yerusalem/REUTERS/Oleg Popov
Bagi Israel, keputusan Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota seperti hadiah tak terkira. Pernyataan itu membuat Israel kini berada di atas angin.
Setelah bertahun-tahun tak pernah diakui sebagai negara yang menduduki Yerusalem sebagai bagian negaranya.
Namun demikian, ternyata tak semua warga Yahudi Israel mengapresiasi 'kemenangan' mereka atas Yerusalem. Trump telah membuat komunitas Yahudi menjadi terbelah.
"Ini akan membahayakan dan merusak komitmen AS pula membahayakan posisi Israel yang akan berhadapan dengan koalisi negara-negara Arab," ujar juru bicara kelompok komunitas Yahudi Amerika liberal atau J Street.
Jurang Permusuhan
FOTO:Â Para militan Hamas Palestina bersiaga usai keputusan AS soal Yerusalem, Kamis (7/12/2017)/REUTERS/Mohammed Salem
Sadar atau tidak, kini dengan pengakuan AS atas Yerusalem telah membuat jurang permusuhan semakin dalam. Kota suci yang sejak lampau dijaga oleh tiga agama Sanawi yakni Yahudi, Kristen dan Islam, kini memanas.
Api dalam sekam yang dulu hampir padam kini seperti meruyak lagi. Gejolak dimana-mana. Isu agama bukan tidak mungkin menjadi dalih konflik.
"Kita terpanggil dan harus segera melakukan intifada (kebangkitan Palestina) di hadapan musuh zionis," kata pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh.