Jaksa Agung Tak Dipegang Nasdem, Surya Paloh: Bisa Lebih Bobrok Juga

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh usai konsolidasi dengan kader di kantor Badan Pemenangan Pemilu Nasdem Jatim di Surabaya pada Sabtu malam, 9 Februari 2019.
Sumber :
  • VIVA/Nur Faishal

VIVA – Posisi Jaksa Agung dalam kabinet Presiden Joko Widodo periode 2019-2024 termasuk jadi ajang perebutan partai-partai politik. Posisi itu saat ini dijabat politisi dari Partai Nasdem, yakni HM Prasetyo.

Surya Paloh Sebut Tak Ada Alasan Jokowi untuk Reshuffle Kabinet

Sebagai Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh mengaku rela jika jabatan itu tidak diberikan lagi ke partainya. Dia mengaku tidak masalah jika posisi itu diberikan ke kalangan nonpartai.

"Enggak ada masalah sama Nasdem, apa masalahnya," kata Paloh di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 16 Agustus 2019.

Airlangga dan Surya Paloh Singgung Airin-Sahroni, Duet Pilkada DKI?

Menurut Paloh, jika Presiden Jokowi hendak memecat Prasetyo sekarang ini, partainya juga tidak masalah. Paloh menyatakan 'happy' saja dengan apa pun keputusan Jokowi saat ini.

"Jangankan nunggu besok, kalau hari ini juga barangkali enggak cocok sama presiden enggak masalah," ujar dia.

Airlangga Hartarto Temui Surya Paloh, Bahas Penudaan Pemilu?

Mengenai apakah penegakan hukum akan lebih baik jika Jaksa Agung bukan dari kader Nasdem, dia menilai belum tentu. Menurutnya yang terjadi bisa saja malah jadi menurun.

"Ah terserah, belum tentu, siapa bilang lebih baik, kan belum tentu juga. Bisa lebih bobrok juga," kata Paloh. (ren)

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Minta Dukungan Nasdem-PKS untuk 2024, Edy: Tak Ada Niat Curi Start

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi terang-terangan meminta dukungan ke NasDem dan PKS untuk maju ke Pilkada 2024

img_title
VIVA.co.id
11 Maret 2022