DPR Bakal Sahkan RUU DKJ Siang Ini

Ilustrasi rapat paripurna DPR
Sumber :
  • VIVAnews/Anwar Sadat

Jakarta – DPR RI bakal mengesahkan Rancangan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ) menjadi UU dalam rapat paripurna siang ini, Kamis, 28 Maret 2024. 

img_title Bidik Harta Pelaku Investasi Bodong lewat RUU Perampasan Aset, DPR Soroti Nasib Korban Indra Kenz hingga Doni Salmanan

Rapat Paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani. Rapat hari ini ini hanya dihadiri 69 anggota dewan secara fisik. Sementara itu, 234 orang izin dan 272 sisanya absen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang banyak anggota DPR yang melakukan kunjungan kerja ke daerah. Jadi hadir pada saat ini 69 anggota dan izin dari komisi 234, sehingga anggota yang hadir adalah 303 anggota dari 575 anggota DPR RI," kata Puan saat membuka rapat. Rapat Paripurna pun dinyatakan mencapai kuorum. 

img_title Suket Ijazah SMA Gibran Dinyatakan Tak Sah, Partai Politik di DPR Mulai Bereaksi

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pengantar dalam rangka Sidang Bersama DPR-DPD di Ruang Rapat Paripurna, Komplek Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Photo :
  • ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Sebelumnya, Baleg DPR RI dan pemerintah telah menyepakati RUU DKJ untuk disahkan menjadi undang-undang dalam rapat paripurna terdekat. 

img_title Bukan Cuma Miskinkan Koruptor, RUU Perampasan Aset Diminta Prioritaskan Pemulihan Kerugian Korban Kejahatan Keuangan

Kesepakatan itu diambil setelah DPR menggelar rapat pembahasan RUU DKJ dengan pemerintah pada Senin, 18 Maret 2024.

Namun, dalam rapat itu, Fraksi PKS menolak RUU DKJ untuk dibawa ke rapat paripurna. Sementara, Fraksi Partai Nasdem menyetujui dengan catatan.

Terdapat tujuh poin penting dari RUU DKJ yang telah disepakati itu, termasuk mengenai kawasan aglomerasi Jakarta dan daerah penyangga sekitarnya, serta mekanisme pemilihan kepala daerah pasca Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota negara.

"Pertama perbaikan definisi kawasan aglomerasi dan ketentuan mengenai penunjukkan ketua dan anggota Dewan Aglomerasi oleh presiden yang tata cara penunjukkannya diatur dalam peraturan presiden," kata Wakil Ketua Baleg DPR RI Achmad Baidowi dalam Rapat Pleno RUU DKJ di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin malam, 18 Maret 2024.

Pengunjung bersantai di taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta. (Foto ilustrasi)

Photo :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disebutkan dalam RUU DKJ, wilayah aglomerasi diperluas dan meliputi Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Cianjur (Jabodetabekjur). Dewan Aglomerasi awalnya hendak dipimpin langsung wakil presiden, namun akhirnya DPR dan pemerintah sepakat bahwa Dewan Aglomerasi Jabodetabekjur ditunjuk oleh Presiden. 

Kedua, ketentuan mengenai gubernur dan wakil gubernur dipilih melalui mekanisme pemilihan. Dalam draf RUU DKJ awal, gubernur dan wakil gubernur ditunjuk oleh Presiden. Namun pemerintah menolak dan akhirnya disepakati, gubernur dan wakil gubernur tetap dipilih melalui mekanisme pemilihan. Ketentuan menang 50+1 persen dihapus sehingga pemenang Pilkada DKI ditentukan oleh peraih suara terbanyak.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut