Hasto Bilang Anak Ranting PDIP Minta Ketemu Jokowi Sebelum Sowan ke Megawati

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto
Sumber :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa anak ranting PDIP ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlebih dahulu sebelum bertemu dengan Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri. 

Momen Jokowi Ikut Salat Jenazah Syarifah Salma bin Yahya, Diimami Habib Lutfhi

Adapun keinginan anak ranting PDIP itu muncul ketika adanya wacana pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Megawati. Hasto mengatakan bahwa anak ranting PDIP tak rela jika Presiden Jokowi langsung bertemu dengan Megawati.

"Dalam konteks terkait dengan Pak Jokowi, banyak anak ranting justru mengatakan, 'Sebentar dulu, biar bertemu dengan anak ranting dulu karena mereka juga jadi benteng bagi Ibu Megawati Soekarnoputri'," ujar Hasto kepada wartawan di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, dikutip Sabtu, 13 April 2024.

Donald Trump Janji Usir Demonstran Pro-Palestina Jika Terpilih Jadi Presiden AS di Pilpres 2024

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto.

Photo :
  • VIVA.co.id/Rahmat Fatahillah Ilham

"Bukan persoalan karena PDI Perjuangan, tetapi lebih karena bagaimana pemilu 2024," sambungnya.

Buruh di Yogyakarta Tolak Iuran Tapera, Banyak Potongan Gaji Hidup Makin Sulit

Hasto menyarankan agar bertanya ke langsung ke Koordinator Staf Khusus Presiden RI Ari Dwipayana untuk pemilihan waktu pertemuan antara Jokowi dengan Megawati. 

"Waktunya tanyakan saja (ke) Pak Ari Dwipayana," tuturnya.

Meski Pemilu 2024 usai, hubungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri diduga masih merenggang.

Penyebabnya tentu dikarenakan perbedaan pilihan politik Jokowi di pilpres 2024.

Megawati mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud Md, sementara Jokowi mendukung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Dari hal tersebut, kedua tokoh nasional itu terlibat perang dingin dan hingga saat ini belum kunjung bertemu.

Pada momen HUT PDIP di awal tahun 2024, Jokowi pun tidak hadir. Bahkan disebut-sebut memang sengaja tidak diundang.

Guna meredakan hubungan keduanya, momen lebaran diyakini bisa menjadi jalan untuk kembali bersilaturahmi, baik sebagai sesama muslim maupun tokoh bangsa.

Presiden Jokowi saat silaturahmi dengan Ketum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri

Photo :
  • ANTARA/HO-Instagram Puan Maharani

Menanggapi hal itu, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana memastikan pertemuan Presiden Jokowi dan Megawati bukanlah hal yang mustahil. Sebab, Jokowi selalu membuka diri untuk bersilaturahmi dengan siapa saja, termasuk dengan Megawati.

"Presiden sangat terbuka bersilaturami dengan siapa saja, apalagi dengan tokoh bangsa," ujar Ari melalui pesan singkat, pada Jumat, 12 April 2024.

Ari juga memastikan pihak Istana sedang mencarikan waktu yang tepat bagi Jokowi untuk bertemu dengan Megawati dalam momentum yang baik di bulan Syawal.

"Bersilaturahmi dengan Ibu Megawati Soekarnoputri sedang dicarikan waktu yang tepat. Ini masih di bulan Syawal. Bulan Syawal adalah bulan yang paling tepat untuk mempererat silaturahmi," pungkas Ari.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya