JK: Jokowi Tak Rakus Maju Pilpres

Duta Untuk Komodo Jusuf Kalla
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVAnews - Kemenangan sementara Joko Widodo dalam Pilkada Jakarta membuat nama Walikota Solo itu makin dikenal masyarakat. Bahkan, ada yang menyebut sosoknya sebagai calon alternatif dalam Pilpres 2014.

Namun, mantan Ketua Umum Partai Golkar, Jusuf Kalla, percaya jika Jokowi tidak akan maju dalam bursa Pilpres 2014 mendatang.

"Saya kira nggak lah. Jokowi pasti bukan orang yang rakus mau ini mau itu. Gubernur dulu lah, bertahap," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Selasa 17 Juli 2012.

Pada Pemilu 2014 mendatang, kata Kalla, masyarakat akan memilih calon presiden dan wakil presiden yang mempunyai rekam jejak dan "dosa" yang tak terlampau besar. Hal ini terbukti pada Pemilukada DKI Jakarta.

"Kondisinya tentu sama. Artinya, calon yang akan dipilih itu yang mempunyai track record dan tidak ada dosanya," ungkapnya.

Meski partai berperan penting dalam pencalonan seorang calon presiden, menurut Kalla, kinerja tim sukses akan sangat menentukan. "Partai itu syarat, dan tidak mungkin tanpa partai. Tapi, kenyataannya dalam kasus ini tiap-tiap calon kan mempunyai tim sukses sendiri di luar partai. Partai mendukung. Tapi, kadang-kadang pilihan partai bisa berbeda dengan pilihan orang," dia menegaskan. 

Meski baru berdasarkan versi perhitungan cepat (quick count), perolehan suara pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama unggul dengan 42 persen. Sementara saingan terberatnya, Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, mendapatkan 33 persen suara. (kd)

Airlangga hingga Sri Mulyani ke Pelabuhan Priok Urus Masalah Puluhan Ribu Kontainer yang Tertahan
Halal Dunia

Tanggapan Indonesia Halal Watch Atas Penundaan Pemberlakuan Kewajiban Sertifikasi Halal

Hal ini sekaligus menjadi ketentuan yang bersifat mandatori (wajib) sertifikasi halal yang merupakan perubahan dari ketentuan semula yang bersifat voluntary atau sukarela

img_title
VIVA.co.id
18 Mei 2024