Parlemen Australia Memahami Hukuman Mati

VIVAnews – Parlemen Australia menyatakan bisa memahami bahwa Indonesia memiliki hukum tersendiri, yakni hukuman mati terhadap pelaku bom Bali I, Amrozi, Imam Samudra dan Ali Ghufron.

img_title Hasil Super League: Garudayaksa Tundukkan PSS Sleman 3-1, Brian Ribio Cetak Brace

Demikian dikatakan Ketua MPR Hidayat Nur Wahid usai menerima parlemen Australia yang dipimpin ketua delegasinya, Harry Jenkins, di gedung MPR lantai 9, Senin, 3 November 2008.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Hidayat Nur Wahid, Harry Jenkins mengemukakan bahwa masyarakat di Australia memiliki pendapat terbelah atas hukuman mati tersebut.

img_title Jepang Ubah Sistem Tax-free Shopping, Ini yang Perlu Diketahui Turis Asing Sebelum Belanja di Negeri Sakura

“Karena hukum Australia tidak mengenal hukuman mati, namun masyarakat Australia ada yang begitu emosional dan menyetujui hukuman mati tersebut,” kata Harry Jenkins seperti ditirukan Hidayat Nur Wahid. Banyak korban bom Bali I adalah warga negara Australia.

Tragedi kecelakaan truk molen di Bekasi pada Minggu (1/11/2026)

Kecelakaan Truk Molen di Bekasi Tewaskan 6 Orang, Sopir Ditangkap

Kecelakaan truk molen di Jalan Cut Mutia, Bekasi, menewaskan enam orang dan melukai enam lainnya. Polisi menangkap sopir dan menyelidiki penyebab kecelakaan.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut