PKB: Jangan Desak Presiden Reshuffle Menteri

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding
Sumber :

VIVA.co.id – Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Kadir Karding membantah bahwa partainya marah terhadap PDIP yang diduga mendorong reshuffle Menteri Desa. Mereka hanya memberi penekanan bahwa Presiden Joko Widodo jangan sampai ditekan, diintervensi, bahkan didesak untuk me-reshuffle menteri tertentu.

img_title Pernah Disurvei, Sapi Milik Peternak Gresik Gagal Dibeli Presiden

"Kita tidak protes. Yang kita sampaikan rilis dalam menanggapi isu reshuffle. Kita hanya berharap presiden tidak perlu ditekan, diintervensi dan didesak," katanya di gedung DPR RI, Jakarta, Kamis 7 April 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, ada yang mendorong reshuffle dengan mengembangkan isu yang menyudutkan Menteri Desa. Misalnya, isu pendamping desa.  

img_title Kunjungi Pasar Badung, Jokowi Beli Buah-buahan untuk Buka Puasa

"Di politik modern ini enggak ada yang enggak ketahuan. Yang kita harapkan presiden arif. Saya kira PKB saat ini sangat loyal. Komunikasi berjalan baik," tuturnya.

Menurut anggota Komisi III DPR RI, posisi Menteri Desa sangat strategis sehingga banyak yang menginginkan. "Iya dong. Mendes ini kan anggarannya besar, dari sisi kewenangan ngurus," paparnya.

img_title Duh, Belum Ada Kepastian Presiden Jokowi Hadir di Stadion Kanjuruhan

Karding tidak bersedia berkomentar apakah Presiden Jokowi benar-benar akan melakukan reshuffle kabinet kerja. "Saya enggak mau berandai-andai," katanya.

Sebelumnya, Wasekjen PKB Daniel Johan mengatakan saat ini memang ada ketegangan antara PKB dan PDIP meski berada di koalisi yang sama. Menurutnya Sekjen PDIP Hasto Kristianto sudah menghubungi Sekjen PKB Abdul Kadir Karding untuk mengklarifikasi soal tudingan ini.

"Hasto sudah telepon, Sekjen membantah tapi kita lihat memang ada upaya sistematis, ada yang digerakin," ujar Daniel.

PKB tidak main-main menyikapi kabar reshuffle terhadap Menteri Desa. Daniel menyebut Cak Imin—panggilan  Ketum PKB Muhaimin Iskandar—geram dengan PDIP soal masalah perebutan kursi menteri ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PKB lagi marah. Kami minta jangan pakai cara-cara jahat, profesional saja. Ukur kinerja profesional. Cak Imin juga marah, enggak terima. Ini bukan cuma urusan menterinya tapi soal marwah," kata Daniel.

Daniel heran walau ada tiga kader PKB yang jadi menteri namun hanya kursi Marwan Jafar saja yang disebut ingin direbut. Isu politisasi terkait rekrutmen pendamping dana desa dijadikan salah satu upaya dalam penjegalan ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut