Parpol Dianggap Tak Maksimal Sodorkan Kader di Pilkada

Calon Kepala Daerah Pendaftar Hari Pertama untuk Pilkada 2017
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rosa Panggabean

VIVA.co.id – Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz, menilai dalam Pilkada 2017 dengan total 101 daerah setidaknya muncul 400 hingga 500 pasangan calon (paslon). Kenyataannya, hanya ada total 244 pasangan calon yang ikut berlaga dalam pilkada.

Siap-siap Gaduh Gara-gara Reshuffle Kabinet

"Paslon harus representatif, seharusnya muncul kaderisasi partai politik, ada kader lokal dan terjadi pergantian kepemimpinan," kata Masykurudin dalam diskusi di Bakoel Koffie, Jakarta, Sabtu 31 Desember 2016.

Dengan hanya ada 244 pasangan calon dari 101 daerah yang melaksanakan pilkada, artinya hanya ada dua hingga tiga paslon tiap daerah. Jumlah tersebut pun telah disumbang dengan adanya pasangan calon perseorangan.

Ketua Jokowi Mania Masuk Partai Golkar?

"Jadi paslon perseorangan selamatkan pilkada kita. Jadi, catatan kita yang sangat substansial, partai kita sudah mulai sangat rasional dalam seleksi kepemimpinan daerah. Lebih kedepankan menang kalah. Mengambil paslon kaya dengan popularitas tinggi daripada akomodasi kader parpol," kata Masykurudin.

Menurutnya, akibat sedikitnya jumlah pasangan calon dari parpol dalam pilkada ini, kesempatan menggunakan dana untuk seleksi kepemimpinan secara bergantian menjadi tak terwujud dalam pilkada. Pasalnya, komposisi jumlah pasangan calon yang berada di bawah standar.

Parpol Diingatkan Tak Usung Eks Pengguna Narkoba di Pilkada
Pengacara dan anggota DPR dari PDIP, Henry Yosodiningrat.

Ketum Granat: Partai Jangan Usung Mantan Pecandu Narkoba di Pilkada

Mantan pecandu narkoba berpotensi kambuh.

img_title
VIVA.co.id
4 Juli 2020