JK Tegaskan Pemerintah Siapkan Modal Triliunan untuk Startup Pemula

Wakil Presiden Jusuf Kalla menyaksikan siaran langsung Debat Kedua Pilpres 2019 di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Minggu, 17 Februari 2019.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

VIVA – Wakil Presiden Jusuf Kalla menyayangkan minat generasi muda pada saat ini lebih banyak ke politik ketimbang wirausaha. Hal ini menjadi sorotan, sebab memperlambat perkembangan ekonomi nasional.

Heboh Foto Diduga Mantan Sule, Naomi Zaskia Mesra dengan Politisi

"Kita berbicara tiap hari siapa yang bisa ke DPR ini, partai apa ini. Kalau itu terjadi terus-menerus maka kita akan ketinggalan," kata JK dikutip dari keterangan resminya, Selasa 12 Maret 2019. 

Wapres pun meminta para pemuda Islam khususnya, melek dengan perkembangan teknologi. Mereka bisa membangun ekonomi umat di masyarakat, serta memakmurkan masjid.

Coldspace Hadirkan Teknologi Hybrid Cold Fulfillment Warehouse Pertama di Indonesia

JK meyakinkan pemerintah mendukung penuh tujuan tersebut. Seperti dengan memberikan suntikan dana kepada pengusaha-pengusaha muda melalui UKM yang tersebar.

"Pemerintah banyak menyiapkan (dana) untuk pemuda-pemuda yang (memiliki usaha), istilah kerennya startup. Rp120 triliun kita berikan kepada pengusaha-pengusaha kecil," ujar JK.

Andi Arief Dikabarkan Sakit di Singapura, Butuh Donor Hati

"Tapi yang harus dikatakan, trennya adalah teknologi. Selalu saja inovasi-inovasi itu datangnya dari generasi muda," kata JK yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini.

VP Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel Saki Hamsat Bramono.

Telkomsel Memilih Aifarm dan Smartcoop

Dua perusahaan rintisan atau startup lokal, Aifarm dan Smartcoop, berhasil meraih prestasi, setelah keduanya sukses melampaui 7 pesaing.

img_title
VIVA.co.id
19 Mei 2024