Rupiah Diproyeksi Terus Menguat, Ini Pendorongnya

Karyawati menunjukkan mata uang rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Reno Esnir

VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat memiliki potensi untuk melanjutkan penguatannya pada hari ini.

img_title Rupiah Melemah ke Rp17.918 per Dolar AS, Pasar Waspadai Data Inflasi AS

Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat berada di level Rp14.011 per Kamis 11 Februari 2021.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: IHSG Diproyeksi Lanjutkan Penguatan, Intip Saham Rekomendasi Hari Ini

img_title Rupiah Melemah ke Rp17.939 per Dolar AS, Siap-Siap Tembus Rp18.000 Lagi?

Posisi rupiah itu tercatat melemah 22 poin dari kurs sebelumnya yang berada di level Rp13.989 pada perdagangan Rabu 10 Februari 2021.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, mengatakan bahwa rupiah berpotensi untuk melanjutkan penguatannya pada hari ini.

img_title Rupiah Terancam Tembus Rp18.000, Simak Prediksi Kurs Dolar AS Pekan Ini

"Beberapa sentimen yang bisa menjaga penguatan rupiah hari ini misalnya seperti optimisme pasar terhadap stimulus besar AS," kata Ariston saat dihubungi VIVA, Kamis 11 Februari 2021.

Selain itu, ada juga sentimen terkait data indeks harga konsumen inti AS bulan Januari yang tidak mengalami pertumbuhan sehingga menekan dolar AS, dan kasus COVID-19 yang mulai menurun di dunia dan juga di Indonesia.

"Rupiah mungkin bisa bertahan di bawah 14.000 hari ini dengan kisaran 13.950-14.030," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, perdagangan di pasar spot hingga pukul 10.15 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp13.998 per dolar AS.

Posisi itu melemah 15 poin atau 0,11 persen, dari level penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp13.982 per dolar AS.

Rupiah melemah terhadap dolar AS (foto ilustrasi)

Penyebab Rupiah Melemah Hari Ini, Serangan di Arab Saudi hingga Harga Minyak Dunia Meroket Jadi Biang Kerok

Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada pembukaan perdagangan Rabu (14/10/2026). Pergerakan mata uang domestik ini terjadi di tengah kenaikan harga minyak

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut