Dibayangi Pelemahan, Rupiah Dibuka Menguat ke Level Rp 16.184 per Dolar AS

Uang dolar AS dan rupiah.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/tom.

Jakarta, VIVA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS di pasar spot menguat pada pembukaan perdagangan Senin, 17 Februari 2025. Rupiah menguat sebesar 66 poin atau 0,41 persen ke posisi Rp 16.184 per dolar AS.

img_title Kilas Balik Rupiah Melemah Sepanjang Oktober 2026, Tembus Rp18.100 per Dolar AS

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) terakhir atau Jumat sore, mematok rupiah di angka Rp16.285 per dolar AS. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memproyeksikan nilai tukar rupiah akan menguat terhadap dolar AS pada hari ini.

img_title Pramono Ingin DKI Terbitkan Obligasi, Begini Respons Menkeu Suahasil

Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar

Photo :
  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

"Rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang masih melanjutkan pelemahan," ujar Lukman kepada VIVA Senin, 17 Februari 2025.

img_title Rupiah Dibayangi Ancaman Rp21.000 per Dolar AS, Ini 4 Hal yang Harus Segera Dibenahi

Lukman mengatakan, penguatan dolar AS ini didorong oleh data penjualan ritel AS yang lebih lemah dari perkiraan, kemudian turunnya imbal hasil obligasi AS sehingga meningkatkan prospek pemangkasan suku bunga oleh the Fed.

Ilustrasi uang/rupiah

Photo :
  • Pixabay/IqbalStock

Di samping itu, Lukman menuturkan bahwa saat ini investor tengah menantikan data perdagangan Indonesia bulan Januari yang akan dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) siang ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun untuk hari ini mata uang rupiah terhadap dolar AS akan menguat ke kisaran Rp 16.150-Rp 16.300.

Ilustrasi rupiah

Awal November Rupiah Belum Menguat, Analis Ungkap Kisaran Pergerakan Dolar AS

Rupiah dibuka melemah ke Rp18.149 per dolar AS pada 2 November 2026. Investor menanti data inflasi dan perdagangan serta mencermati sentimen global. Baca di sini

img_title
VIVA.co.id
2 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut