Wamenaker Ingatkan Aplikator soal Status Mitra Driver harus Saling Menguntungkan

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer (Doc: Istimewa)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

Jakarta, VIVA – Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer memastikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti segala keluhan para driver ojek online (Ojol), maupun taksi online yang disampaikan pada aksi unjuk rasa yang telah digelar di berbagai wilayah. Termasuk salah satunya pemenuhan hak mereka sebagai mitra aplikator

img_title Polisi Kasih Peringatan buat Ojol dan Kurir yang Buru-buru di Jalan

Noel, panggilan akrab Wamenaker, mengakui pemerintah memahami keresahan para mitra pengemudi ojek online. Dirinya juga mengingatkan aplikator untuk tidak serakah dalam meraup keuntungan dari para mitra driver ojek online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mereka ini (driver) perlu keseimbangan dengan sebutan mitra. Jadi ada penyimpangan definisi terhadap mitra. Kalo mitra itu harus sama-sama menguntungkan, tidak boleh merugikan para driver. Saya wamenaker akan terus perjuangkan hak-hak driver ojek online karena mereka sudah bekerja keras dalam memenuhi kewajibannya sebagai mitra," kata Noel dikutip dari keterangannya, Rabu, 21 Mei 2025.

img_title Polisi Ungkap Fakta Baru Kecelakaan Mobil Listrik di Blok M, Ternyata Driver Ojol Ketiduran karena Kelelahan

Dia menegaskan, perusahaan penyedia aplikasi tidak boleh menerapkan kebijakan yang tidak baik kepada mitranya. "Semua aplikator tidak boleh seperti itu. Mau asing atau lokal, jika mereka tidak bisa memperjuangkan hak-hak driver akan kita bina. Makanya Kemnaker selalu mencoba membantu jalan keluar para driver ini.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker), Immanuel Ebenezer (Noel) di Kantor Kemnaker, Jakarta

Photo :
  • VIVA.co.id/Yeni Lestari

img_title Pengakuan Mengejutkan Sopir BYD yang Lindas Ojol di Blok M, Ngaku Ketiduran Tak Sadar Injak Pedal Gas

"Kami juga akan komunikasikan dengan Gojek yang punya semangat nasionalisme. Jadi Gojek yang akan mencontohkan kepada aplikator lain, terutama aplikator-aplikator asing ini dengan mengedepankan kesejahteraan para driver-nya. Kami akan buat aturan di kemnaker untuk lebih mensejahterakan para driver-driver ojek online. Gojek akan menjadi contoh untuk aplikator online lainnya,” tambahnya.

Komitmen ini menanggapi aksi yang dilakukan ratusan mitra driver ojek online dan taksi online Grab yang melakukan aksi unjuk rasa ke kantor perusahaan aplikator layanan transportasi online tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya pada 17 April 2025, ratusan mitra pengemudi Grab menggelar aksi unjuk rasa dan menyegel kantor Grab di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai wujud protes keras terhadap pemberlakuan layanan Grab Hemat yang dinilai menurunkan pendapatan para pengemudi secara signifikan.

Selain itu, demonstrasi menuntut penghapusan layanan “Grab Hemat” juga digelar di beberapa kota lainnya seperti Cirebon, Kupang, dan Semarang pada pekan ini.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut