Sejarah Tercipta, Xabi Alonso Bawa Bayer Leverkusen Juara Bundesliga

Pemain Bayer Leverkusen rayakan gol
Sumber :
  • AP Photo/Martin Meissner

VIVA – Bayer Leverkusen resmi menjadi juara Bundesliga 2023/2024 setelah meraih kemenangan besar atas Werder Bremen pada laga pekan ke-29.

Klubnya Degradasi, Legenda Manchester City Ingin Latih Bayern Munich

Bertanding di BayArena, Minggu 14 April 2024, Leverkusen menang dengan skor 5-0. Florian Wirtz menjadi bintang kemenangan Die Werkself.

Dia mencetakdua gol yang pada menit ke-68, 83, dan 90. Dua gol lainnya dicetak oleh Victor Boniface pada menit ke-25 dan Granit Xhaka pada menit ke-60.

Deretan Angka di Balik Musim Fenomenal Bayer Leverkusen, Juara Bundesliga Tanpa Terkalahkan

Kemenangan ini membuat Bayer Leverkusen meraih total 79 poin dari 29 laga terpaut 16 poin dari Bayern Munchen di peringkat kedua. 

Dengan sisa lima pertandingan di Bundesliga musim ini, Bayern sudah tidak bisa mengejar perolehan poin Die Werkself, sehingga mereka dinobatkan sebagai kampiun kasta tertinggi sepak bola Jerman musim 2023/2024.

Pekan Terakhir Bundesliga: Bayer Leverkusen Tak Terkalahkan, Bayern Munich Tumbang

Leverkusesn pun mencetak sejarah sepakbola Jerman. Untuk pertama kalinya mereka meraih gelar Bundesliga, sejak didirikan pada tahun 1904.

Sebelumnya, Prestasi terbaik mereka adalah menjadi runner up di lima kesempatan. Itu pun, terakhir kali mereka menjadi runner up pada musim 2010/2011 silam, di mana pada saat itu Borussia Dortmund besutan Jurgen Klopp yang berhasil menjadi juara.

Di sisi lain, Sukses besar yang diraih Leverkusen ini tidak terlepas dari tangan dingin seorang Xabi Alonso. Padahal, sebelumnya direkrut dia hanya pelatih Real Sociedad B.

Xabi datang pada 5 Oktober 2022 untuk menggantikan sosok Gerardo Seoane setelah Leverkusen berada di peringkat 17 setelah delapan pertandingan Bundesliga.

Bak pesulap, Xabi mengubah Leverkusen. Di musim perdananya, ia berhasil membawa Leverkusen finish di peringkat enam klasemen akhir Bundesliga dari sebelumnya berada di peringkat 17.

Di musim keduanya, Alonso membuat Die Werkself semakin tidak terhentikan di mana mereka mampu menjuarai Bundesliga saat kompetisi masih menyisakan lima pertandingan lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya