Diperiksa Polisi, Ini Pengakuan Presiden Persija Soal Konvoi Suporter

Presiden Persija, Muhammad Prapanca dan Ketum Jakmania Diky Soemaro
Sumber :
  • VIVA/Robbi Yanto

VIVA – Presiden Persija Jakarta, Mohammad Prapanca rampung diperiksa polisi terkait konvoi The Jakmania yang merayakan gelar juara Piala Menpora 2021. Pemeriksaan dilakukan di Polda Metro Jaya, Rabu 28 April 2021.

Barito Putera Vs Persija, Thomas Doll: Pertandingan Buruk

"Pemeriksaan terkait kerumunan kemarin. Ya jadi kami jelaskan apa yang bisa kami jelaskan," kata Prapanca kepada wartawan.

Prapanca menyebut penyidik menanyakan perihal keterkaitan antara Jakmania dengan Persija. Dia mengaku kerumunan yang terjadi di Bundaran Hotel Indonesia hanya ulah segelintir dari The Jakmania yang secara spontan merayakan keberhasilan klub kesayangannya merengkuh juara turnamen pramusim tersebut.

Persija Kurang Maksimal saat Kalahkan Persis, Ini Alasannya

Padahal, Persija dan pengurus The Jakmania sudah mengimbau para suporter agar mematuhi aturan Kemenpora dan Polri dengan tidak menciptakan kerumunan.

"Ya, menurut keterangan suporter itu oknumnya The Jakmania. Tentunya itu kan sudah jauh-jauh hari sudah kasih tahu tidak perlu ada sebenarnya (perayaan)," ujar Prapanca.

Dibantu Persija Jakarta, Persib Bandung Pastikan Tiket ke Championship Series

Lebih lanjut, Prapanca juga menjelaskan tentang kehadiran eks manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, di Piala Menpora. Prapanca mengatakan kehadiran pria yang akrab disapa Bepe tersebut semata-mata hanya mendampingi tim. Pasalnya, dia merupakan legenda hidup dari Macan Kemayoran.

"Dia mendampingi saja. Ya kan Bambang Pamungkas militannya Persija," ucap Prapanca.

Konvoi yang berakhir dengan kerumunan massa di Bundaran Hotel Indonesia menuai banyak kritik. Karena suporter dianggap melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan pandemi COVID-19.

Sebagai informasi, sebanyak 65 orang suporter Persija akhirnya diamankan oleh Polda Metro Jaya ketika itu. Mereka langsung diperiksa untuk dicari tahu apakah ada yang menggerakkan. Para suporter yang diamankan tersebut juga langsung dites COVID-19 dan dinyatakan negatif.

Meski begitu, Kepolisian mengindikasikan bakal terus mendalami masalah ini agar tak terulang di masa depan ketika kompetisi telah dimulai.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya