Kronologi Kecelakaan Noah Gesser, Pemain Ajax Keturunan Indonesia

Pemain Ajax Amsterdam junior, Noah Gesser
Sumber :
  • Instagram/@ajaxyouthacademy

VIVA – Pemain Ajax Amsteram junior keturunan Indonesia, Noah Gesser, dikabarkan meninggal dunia.

Noah meninggal bersama saudara laki-lakinya akibat kecelakaan lalu lintas di Ijsselstein, Utrecht, pada Jumat, 30 Juli waktu setempat.

Kecelakaan terjadi cukup parah. RTV Utrecht melaporkan mobil yang ditumpangi Noah tiba-tiba keluar dari jalur. Kemudian, tabrakan pun tak terelakkan dengan taksi yang melaju dari arah berlawanan.

Kepolisian setempat kemudian menerjunkan ambulans hingga helikopter ke lokasi tersebut. Nahasnya, polisi mengabarkan bahwa nyawa Noah dan saudaranya tak bisa tertolong.

Sedangkan sopir taksi van masih bisa diselamatkan. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pengobatan. Kini, polisi telah menutup lokasi kecelakaan karena menimbulkan keramaian. 

Kabar ini menjadi pukulan telak untuk Ajax karena kehilangan salah satu pemain terbaiknya.

Noah yang berposisi sebagai penyerang memperkuat Ajax Amsterdam junior sejak 2018. Ia tercatat menjaringkan sekitar 11 gol dari enam pertandingan untuk Ajax U-16.

Bukan bagi Ajax saja. ini juga menjadi duka bagi Indonesia. Pasalnya, nama Noah dalam beberapa bulan terakhir familiar di telinga pecinta sepakbola Tanah Air.

Noah digadang-gadang bakal memperkuat Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala Dunia U-19 2023. 
Sebelumnya, Noah juga sempat menyatakan keinginannya membela skuad 'Garuda Muda'.

Ernando Ari Bersyukur dengan Pencapaian Timnas Indonesia U-23 tapi Belum Puas

Ketika itu, ia mengaku masih menunggu panggilan dari PSSI untuk bisa masuk ke Skuad Garuda.

Namun, kabar ini sekaligus memupus harapan Noah dan pecinta sepakbola Indonesia. Noadh berpulang pada Yang Maha Kuasa

Kondisi Terbaru Witan Sulaeman Usai Timnas Indonesia U-23 Dikalahkan Guinea


 

Diskusi PSSI Pers dengan tema Refleksi 94 Tahun PSSI, Mau ke Mana?

Di Usia 94 Tahun, PSSI Optimistis Masa Depan Sepakbola Indonesia Cerah

PSSI telah memasuki 94 tahun pada 19 April 2024 lalu. Otoritas tertinggi sepakbola Indonesia tersebut optimistis, masa depan sepakbola cerah. Apa alasannya?

img_title
VIVA.co.id
13 Mei 2024