Meninggalnya Pemain PKT Jumadi

Tim Investigasi Masih di Jakarta

VIVAnews - Tim investigasi Badan Liga Indonesia (BLI) masih jalan di tempat. Sampai hari ini, tim yang dibentuk untuk mencari informasi mengenai kematian pemain PKT Bontang, Jumadi Abdi belum juga merapat ke lokasi kejadian.

"Belum ada yang berangkat ke Bontang atau ke Balikpapan. Siapa yang akan diutus ke sana juga masih dalam pembicaraan," kata Tigorshalom Boboy, salah satu anggota tim investigasi, saat dihubungi VIVAnews, Jumat, 20 Maret 2009. 

BLI memang membentuk tim investigasi untuk menyelediki kematian Jumadi. PSSI memberi waktu dua pekan, sejak awal minggu ini, kepada tim ini untuk mencari penyebab kematian Jumadi.

"Semuanya proses masih berjalan. Kami juga sudah mengantongi rekaman pertandingan pada saat kejadian. Namun kami masih mencari pembanding lain yang lebih jelas gambarnya," beber Tigor.

Jumadi meninggal di RS PKT Bontang, Minggu 15 Maret 2009. Sebelumnya mantan pemain timnas itu sempat dirawat dan menjalani operasi usai kaki Pemain Persela, Denny Tarkas, menghantam perutnya di Stadion Mulawarman, Sabtu, 7 Maret 2009.

Tigor menambahkan, ada tiga aspek yang akan digali oleh tim investigasi. Pertama terkait dengan pertandingan, kedua medis, dan ketiga adalah aspek fair play. Untuk aspek medis, tim rencananya akan melibatkan tim medis untuk memudahkan penyelidikan.

"Menurut Pak Joko (Joko Driyono, direktur bidang kompetisi BLI), Rabu depan sidang komdis sudah kembali bergulir. Tim akan berusaha untuk bekerja lebih cepat agar ada bahan yang akan direkomendasikan ke komdis," kata Tigor.

Ramai Disorot, Putri Zulkifli Hasan Pilih Fokus Belajar Fokus  di Harvard University
Presiden Jokowi kunjungan kerja ke NTB, 30 April - 2 Mei 2024

May Day, Jokowi Gowes hingga Main Bola di Mataram NTB

Jokowi terpantau tidak berada di Ibu Kota Jakarta pada saat peringatan Hari Buruh 1 Mei atau May Day, tapi melakukan sejumlah kegiatan di Kota Mataram, NTB.

img_title
VIVA.co.id
1 Mei 2024