Dampak Perkembangan Pers terhadap Sepakbola
- VIVAnews/Zulfikar Husein.
"Sepakbola itu besar dan pengaruh media juga tergantung pada kultur masyarakat di negara itu sendiri. Contoh Jerman, di negaranya hanya ada satu media yang disukai," ujar Dempsey.
Ia pun menyoroti kebijakan kebebasan pers di beberapa negara. Komentator yang kini bekerja di BT Sport itu menilai, kebebasan pers membuat media sering salah dalam menyajikan berita.
Apalagi, katanya, di era sekarang banyak wartawan yang menulis berita hanya bersumber dari media sosial. Hal itu membuat hasil berita terlihat seperti kekurangan data yang kuat.
"Kebebasan pers memang sudah terjadi di mana-mana, tapi dalam berita sepakbola, kebebasan terkadang membuat isi berita menjadi salah," katanya.
"Sekarang juga ada berita dari media sosial yang membuat media besar ikut-ikutan mengunggahnya tanpa menyeimbangkan data," ucap komentator berusia 59 tahun tersebut.