Face ID Apple Akan Bisa Membedakan Orang Kembar

Logo Apple Inc.
Sumber :
  • REUTERS/Aly Song

VIVA – Apple mengembangkan teknologi Face ID, dengan sensor bagian bawah kulit manusia. Seorang sumber menyatakan, perusahaan tersebut akan menggunakan cahaya inframerah yang menangkap gambar dari pembuluh darah penggunanya, untuk sensor keamanan perangkat mereka.  

img_title Apple Gagal Bujuk Pemerintah Indonesia untuk Jualan iPhone 16, Ini 4 Alasannya

Dilansir situs Tech Times, Sabtu 19 Mei 2018, teknologi itu sudah dipatenkan oleh Apple. Nantinya, sensor ini digunakan bersamaan dengan Face ID.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemindai pembuluh darah ini, dikatakan Apple, mampu menyelesaikan masalah pada Face ID, yang tidak dapat membedakan pengguna kembar. Dengan perpaduan dua sensor tersebut, Apple akan memiliki sensor keamanan paling akurat. 

img_title Apakah Passkey Aman dari Hacker?

Namun, ternyata Apple bukan yang pertama mematenkan sensor ini. Samsung pernah mematenkan sensor untuk pembuluh darah pada smartwatches.

Pada 2013, Google juga mematenkan hal yang sama untuk Google Glass. Perangkat ini menggunakan sensor biometrik, termasuk sensor pembuluh yang ada di mata. 

img_title HP China Sejutaan Itel S23 Punya ROM Besar dan Ada Face ID

Namun, belum pasti juga apakah paten ini akan digunakan Apple pada perangkat mereka ke depannya. Perusahaan biasanya melakukan paten untuk mencegah kompetitor mencontek ide mereka. (asp)

Ilustrasi face id

Face ID iPhone Sering Gagal Kenali Wajah? Satu Pengaturan Ini Jadi Solusinya

Face ID iPhone sering gagal mengenali wajah? Aktifkan fitur Alternate Appearance agar Face ID lebih akurat meski pakai makeup atau beda sudut.

img_title
VIVA.co.id
12 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut