Berhenti Merokok Enggak Bisa Instan

Rokok.
Rokok.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Indonesia berada di peringkat ketiga sebagai negara dengan jumlah perokok paling tinggi. Prevalensinya mencapai 33,8 persen atau sekitar 65,7 juta penduduk di Indonesia adalah perokok.

Salah satu tantangan terbesar bagi perokok adalah mereka berpikir bahwa merokok sulit untuk dihentikan.

Hal ini terjadi karena masalah yang paling utama saat perokok ingin berhenti merokok adalah masalah ketergantungan nikotin yang merupakan zat adiktif paling berbahaya dalam rokok.

Bantu perokok mengurangi ketergantungan merokok sekaligus menghentikan kebiasaan tersebut guna hidup lebih sehat, Sapharma – perusahaan farmasi yang sedang berkembang – memperkenalkan Acetium Lozenge di Indonesia.

Produk buatan Biohit, perusahaan asal Finlandia, ini hadir jadi solusi bagi perokok aktif untuk memulai program berhenti merokok. Cara penggunaan Acetium adalah dengan mengisap satu atau dua tablet selama merokok, menggunakan Acetium secara berkala akan memperbesar persentase kesembuhan dari ketergantungan merokok.

"Acetium merupakan tablet untuk mengurangi ketergantungan merokok dari Biohit yang dihasilkan berkat inovasi. Acetium bebas dari nikotin dan efek samping, serta aman bagi mereka yang termotivasi untuk berhenti merokok," kata CEO Sapharma, Agus Suwarno, Jumat, 21 Januari 2022.

Menurutnya, ketika Acetium digunakan secara teratur bersamaan dengan setiap rokok yang diisap, secara perlahan ketergantungan terhadap nikotin akan berkurang dan tanpa disadari konsumsi rokok akan berkurang sampai suatu hari perokok tidak memiliki keinginan untuk merokok sama sekali.