Deretan Fitur Baru Google, Tetap Fokus Perangi Hoax dan Propaganda

Logo Google.
Logo Google.
Sumber :
  • Instagram/@joannade_

VIVA – Pada perayaan ulang tahunnya yang ke-20, Google News memperbaharui fitur cek fakta atau mengukur kadar keaslian suatu berita melalui bantuan dari lembaga independen yang disebut 'Fast Check'.

Menurut Google, fitur ini akan membantu pengguna untuk terhindar dari misinformasi, hoax, ataupun propaganda, seperti dikutip dari Blog Google, Kamis, 23 Juni 2022.

"Kami mengumumkan cara kami bekerja untuk membantu orang-orang di seluruh dunia menemukan beragam berita yang terpercaya melalui dukungan global bagi kantor berita dan inovasi produk," ungkap Google.

Mereka mengklaim bahwa fitur 'Fast Check' sudah mengoleksi lebih dari 150 ribu pemeriksaan fakta dari kantor berita yang bereputasi di seluruh dunia. Selain itu, Google juga mengaku jika kehadiran fitur ini merupakan cara mereka untuk mendukung literasi media.

Selain fitur 'Fast Check', Google juga mengenalkan fitur tambahan yang disebut dengan 'This Result'. Fitur ini membuat pembaca bisa memperdalam terkait dengan sumber berita tersebut dan melihat rekomendasi dari para ahli untuk memeriksa sumbernya dan melihat apa yang dikatakan oleh orang-orang lain tentang topik atau berita terkait.

Bukan itu saja. Google merombak ulang tampilan Google News untuk versi desktop, sebagai bagian dari perayaan 20 tahun.

Tampilan baru Google News ini merupakan aspirasi dari para pembaca. Google menambahkan jika kebijakan baru ini untuk memudahkan pembaca dalam mencari berita-berita penting.

Nantinya, Google news yang baru ini akan memudahkan pembaca untuk tetap up to date terhadap berita-berita penting dengan membawa fitur Top Stories, Berita Lokal, dan pilihan pembaca di bagian atas situs, seperti dikutip dari situs Android Central.

Melalui fitur berita lokal, pembaca memiliki opsi yang lebih fleksibel untuk menambahkan lokasi tertentu dan tetap up to date di mana pun berada. Fitur ini juga turut menampilkan berita dari media-media lokal.

Sementara, melalui fitur 'Personalized Picks', Google News memberikan kesempatan kepada pembaca untuk memilih topik dan sumber yang hendak mereka baca dan juga menyetel ulang topik-topik yang mereka sukai.

Tidak ketinggalan pula Google juga turut memindahkan tombol navigasi yang sebelumnya terletak di panel sebelah kiri ke bagian atas situs, sehingga membuatnya menjadi semakin mudah ditemukan.

Sebagai informasi, Google News sudah tersedia di lebih dari 125 negara dan 40 bahasa yang dapat diakses melalui situs news.google.com.

Setiap bulannya, jumlah pembaca yang mengakses situs berita melalui pencarian Google dan Google News mencapai lebih dari 24 miliar kali.