Mudahnya Ambil Data Pengguna dari Gesek Ganda Kartu Nontunai

Chairman CISSReC, Pratama Persadha.
Sumber :
  • CISSReC

VIVA.co.id – Bank Indonesia beberapa hari terakhir gencar melarang toko (merchant) menggesek ganda (double swipe) kartu debit/ATM dan kartu kredit selain di mesin Electronic Data Captured (EDC) saat transaksi nontunai.

img_title Imbas Tarif Trump, FKBI Desak Pemerintah Perketat Perlindungan Data Pribadi Warga RI

Larangan ini tercantum di Peraturan Bank Indonesia Nomor: 18/40/PBI/2016. Kekhawatiran bank sentral beralasan, karena tindakan double swipe pada mesin kasir bisa merekam data nasabah/pengguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tindakan ini dinilai berisiko karena data nasabah bisa disalahgunakan. Menurut pakar keamanan siber, Pratama Persadha, pengamanan kartu debit/ATM dan kartu kredit di Tanah Air masih lemah. Dengan begitu sangat mudah sekali data nasabah digandakan.

img_title Irlandia Denda TikTok Rp9,8 Triliun Usai Kegep Transfer Data ke China

"Jadi, bila kartu kita digesek di-card reader komputer kasir, sebenarnya mereka itu membaca sekaligus meng-copy data kita. Kalau data kita sudah di-copy bisa dipakai untuk apa saja. Bahkan bisa di-copy ke kartu kosong," ungkap dia, dalam keterangannya, Kamis, 7 September 2017.

Pratama melanjutkan, hasil pengandaan kartu nontunai ini bisa langsung bisa dipakai. Khusus kartu debit/ATM, pelaku harus tahu PIN nasabah. Karena itu PIN harus benar-benar dirahasiakan.

img_title Implementasi UU PDP Jadi Fokus Utama IPSS 2024

Chairman Communication and Information System Security Research Center/CISSReC ini menjelaskan perlu digencarkan edukasi kepada para nasabah, terkait keutamaan mengamankan data di kartu debit/ATM maupun kredit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, ini menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan industri perbankan supaya data pribadi masyarakat tidak mudah diretas (hack) dan disalahgunakan.

"Ini hanya satu dari sekian banyak cara-cara 'mengutil' data pribadi masyarakat, yang penggunaan selanjutnya sangat sulit dipertanggungjawabkan," tutur Pratama. (ase)

Oknum Karyawan KAI Services Akses Data dan Chat Penumpang Perempuan Tanpa Izin

Nasib Oknum Karyawan KAI Services yang Akses Data dan Chat Penumpang Perempuan Tanpa Izin

Kasus oknum karyawan KAI Services yang diduga mengakses data pribadi penumpang wanita tanpa izin viral di media sosial. Begini penjelasan dan sanksi yang disiapkan KAI.

img_title
VIVA.co.id
10 Januari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut