Startup Kesehatan Lokal Genjot Industri Halal

Ilustrasi startup.
Sumber :
  • Medium

VIVA – Ekonomi syariah memiliki potensi besar di tingkat global, di mana diperkirakan jumlahnya mencapai US$3 triliun (Rp42 ribu triliun) pada 2023.

img_title Bikin Melongo! 1,16 Ton Ketamine di Belawan Bernilai Rp3,48 Triliun

Kajian bertajuk The State of The Global Islamic Economies 2018-2019, melaporkan bahwa total belanja masyarakat Muslim dunia di berbagai sektor halal seperti makanan dan minuman serta farmasi mencapai US$2,1 triliun (Rp29.400 triliun) pada 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Angka tersebut setara 0,27 persen dari total produk bruto dunia. Jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun berikutnya hingga mencapai US$3 triliun pada tiga tahun mendatang.

img_title Tak Hanya Wisata Kota, Perjalanan ke Makau Membawa Cerita tentang Kuliner Halal

Sejatinya, sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia harus memanfaatkan semaksimal mungkin potensi ini.

Terlebih, perkembangan gaya hidup halal di Indonesia saat ini menjadi indikator kuatnya kebutuhan masyarakat akan produk dan jasa yang halal, tidak terkecuali bidang layanan kesehatan halal lewat rumah sakit syariah di Indonesia.

img_title Respons Menohok Wamenkes hingga Airlangga soal Rp200 T Lari ke Luar Negeri buat Berobat

Karena itu, perusahaan rintisan atau startup yang fokus kepada dunia kesehatan, PT Jejaring Tiga Artha atau Zi.Care, turut berkontribusi terhadap pembangunan rumah sakit syariah di Tanah Air.

Kepala Eksekutif Zi.Care, Jessy Abdurrahman menuturkan, rumah sakit syariah memiliki nilai tambah daripada rumah sakit konvensional.

Ilustrasi ruangan rumah sakit.

Nilai tambah yang dimaksud yaitu, selain harus memenuhi standar yang ditetapkan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), juga mempunyai attitude value yang menerapkan cita rasa syariah dalam pelayanan.

“Dengan adanya rumah sakit syariah, tentunya sistem yang ada di dalamnya juga harus di kustomisasi sesuai dengan kaidah syariah. Kami siap untuk ikut mengembangkan sistem untuk melayani rumah sakit syariah di Indonesia," kata dia di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2020.

Berdasarkan data Majelis Syuro Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia atau Mukisi, hingga saat ini tercatat ada 500 rumah sakit (RS) yang menjadi anggotanya. Dari jumlah tersebut, 22 di antaranya telah tersertifikasi syariah (18 RS Islam dan 4 RS pemerintah), serta 65 RS dalam proses pendampingan untuk mendapat sertifikasi RS Syariah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, Zi.Care melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Mukisi soal pembangunan rumah sakit syariah yang secara simbolis dilakukan dalam acara 3rd International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, beberapa waktu lalu, disaksikan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

"Dengan hadirnya RS Syariah, masyarakat saat ini memiliki pilihan untuk bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan tindakan medis yang sesuai dengan prinsip syariah," ujar Ma’ruf Amin.

Presiden Prabowo Subianto

Survei IPO: 66% Masyarakat Puas dengan Kinerja Prabowo

Indonesia Political Opinion (IPO) merilis hasil survei terkait kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Hasilnya, 66 persen masyarakat mengaku puas

img_title
VIVA.co.id
25 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut