Enam Startup Indonesia Berguru ke Markas Google

Kantor pusat Google di California, Amerika Serikat
Sumber :
  • AP Photo/Paul Sakuma

VIVA.co.id – Google kembali mengumumkan nama startup Indonesia untuk tahap kedua atau yang akan turut serta dalam program Launchpad Accelerator di markas Google, Mountain View, California, Amerika Serikat.

Terdapat enam yang akan berguru di kantor Google. Keenamnya yaitu Hijub, Talenta, Ruangguru.com, IDNTimes.com, Jarvis Store dan Codapay. Mereka akan bergabung di tahap kedua pada 13 Juni 2016.

Program ini menggulirkan dana sebesar US$50 ribu (Rp660 juta) dalam pendanaan bebas ekuitas. Keenam itu selama dua minggu bebas biaya untuk bootcamp di markas Google. Lalu ada enam bulan bimbingan serta akses ke alat bantu dan referensi dari Google.

Dalam keterangan tertulisnya kepada VIVA.co.id, Senin 16 Mei 2016, Google mengatakan para peserta ini akan mendapatkan ‘kredit’ produk dan publisitas dari Google. Ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan Google untuk memenuhi misi 2020 untuk berpartisipasi melatih 100 ribu pengembang Indonesia.

Indonesia yang Berguru di Google

“Musuh terbesar Anda bukanlah kegagalan, namun godaan untuk menjadi biasa . Namun, para mentor akan mendorong Anda untuk menciptakan produk yang luar biasa dan dengan skala startup yang juga luar biasa," kata Salah satu pendiri dan Chief Executive Officer (CEO) eFishery, Gibran Chuzaefah Amsi El Farizy.

Sebagai catatan, eFishery merupakan salah satu di antara delapan startup yang berguru ke Google pada Maret lalu melalui program Google Launchpad Accelerator tahap pertama.

Berikut profil lengkap startup yang terpilih untuk kelas kedua Launchpad Accelerato di Silicon Valley:

1. Hijup

   Ini merupakan platform e-commerce untuk busana perempuan Muslim.

2. Talenta

Ini merupakan startup perangkat lunak sebagai layanan” berbasis awan. Startup ini bertujuan membantu bisnis kecil dan menengah mengelola proses Sumber Daya Manusia (SDM) pelanggan mulai dari pengelolaan kehadiran karyawan, permohonan cuti, pengaturan lembur, dan yang paling penting pengelolaan pembayaran gaji.

3. Jarvis Store

Ini merupakan platform toko online yang secara khusus dapat membuat desain agar dapat digunakan di perangkat apa pun dari desktop, tablet, maupun ponsel pintar. Jarvis Store mengutamakan kesederhanaan untuk pengguna dan adalah sebuah toko online yang didesain secara profesional dan menawarkan harga terjangkau.

4. Ruangguru

Kominfo Cari 1.000 Startup, Target Valuasi Rp130 Triliun

Ruangguru.com adalah situs web yang menghubungkan siswa potensial dengan para guru atau pengajar untuk belajar di luar sekolah atau pun universitas.

5. IDNTimes.com

Berawal dari Malas, Teman Virtual Bang Joni Terlahir

IDNtimes.com merupakan perusahaan media online independen yang menghasilkan konten untuk generasi muda Indonesia.

6. Codapay

Ini yang Bikin Startup RI Bisa Jatuh ke 'Lembah Kematian'

Codapay memungkinkan para merchant menerima pembayaran di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, serta Singapura dengan menggunakan saluran pembayaran yang dapat digunakan semua konsumen tanpa harus memiliki kartu kredit atau kartu debit.

Ilustrasi Alphabet Google

Google Indonesia Klaim Telah Bekerja Sama dengan Pemerintah

Ditjen pajak laporkan adanya penolakan pemeriksaan pajak.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2016