Bagaimana Rasa Sakit Digigit Serangga Paling Mematikan?

Semut Peluru (Paraponera clavata)
Sumber :
  • Instagram/@alienmindphotography

VIVA – Apa yang khas dari serangga? salah satunya adalah gigitan dari hewan ini. Serangga memiliki ragam jenis gigitan dari yang biasa sampai yang luar biasa. 

Beberapa sengatan dari serangga kadang tidak langsung terasa sakit saat menyengat tubuh kamu. Sengatan serangga tertentu akan menimbulkan rasa sakit setelah beberapa saat. 

Nah serangga mana yang punya gigitan super menyakitkan? Dikutip dari laman Howstuffwork, Senin 5 November 2018, Direktur Southwest Biological Institute Arizona Amerika Serikat, Justin O Schmidt mengindeks jenis kekuatan sengatan serangga. 

Indeks sengatan serangga Schmidt ini mempunyai skala dari 1 sampai 4. Skala 1 artinya gigitan yang biasa sedangkan skala 4 berarti gigitan yang luar biasa. 

Nah menurut Schmidt, gigitan serangga yang paling menyakitkan adalah sengatan dari Semut Peluru atau Paraponera clavata. Serangga ini merupakan salah satu semut yang terbesar di dunia. 

Semut Peluru dipersenjatai dengan gigitan beracun yang mengandung peptida unik, bernama poneratoxin yang sangat kuat. Satu sengatan Semut Peluru ini bisa menumbangkan atau membunuh tupai berukuran sedang. 

Semut ini habitatnya berasal dari Amerika Selatan dan dalam tradisi Suku Amazon, semut ini dipakai sebagai dalam upacara suku tersebut. Dalam ritual kedewasaan Suku Amazon, remaja suku ini diharuskan menari dengan Semut Peluru ini.

Ada Game Coding untuk Anak di Google Doodle

Soal rasa sakit sengatan semut ini, Schmidt menuturkan luar biasa. 

"Rasa sakitnya sangat luar biasa. Seperti berjalan di atas arang yang menyala dengan paku tiga inchi tertanam di tumitmu," ujar Schmidt. 

Meski Lagi Corona, Warganet Bersuka Cita Sambut Ramadhan 1441 Hijriah

Dalam indeks Schmidt, gigitan Semut Peluru ini punya skala 4+, artinya sakitnya memang luar biasa. 

Rasa sakit yang ditimbulkan gigitan Semut Peluru ini mengalahkan serangga lain seperti Tarantula Hawk Wasp (Pepsis spp), Harvester Ant (Pogonomyrmex spp), Western Honey Bee (Apis mellifer), Anthophorid Bee (Neolarra vigilans).       

Kisah Dua Kartini Teknologi di Balik Suksesnya Startup Unicorn
Koper bertenaga AL

Ilmuwan Ini Berhasil Ciptakan Koper Bertenaga Al, Permudah Tunanetra Navigasi Lingkungan

Koper AI tenaga canggih ini juga menawarkan umpan balik kepada para penggunanya, yakni tunantera baik melalui komponen percakapan bawaan, serta sensor haptik di pegangan.

img_title
VIVA.co.id
31 Januari 2023